Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OKU Timur Gelar Pelatihan Mengolah Kain Perca Bernilai Ekonomi Tinggi

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 21:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
OKU Timur Gelar Pelatihan Mengolah Kain Perca Bernilai Ekonomi Tinggi Doc: ANTARA
Ket. Kader PKK OKU Timur mengikuti pelatihan mengolah kain perca menjadi nilai ekonomi tinggi, Kamis.

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, menggelar pelatihan tentang cara mengolah kain perca menjadi produk kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) OKU Timur, Inoferwanti Intan, Kamis (22/5), mengatakan bahwa pelatihan yang diikuti sebanyak 50 peserta dari kader PKK Pokja III tersebut sebagai upaya mengembangkan ekonomi kreatif sebagai sumber sandang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah itu.

Dia mengatakan pelatihan yang digelar di Kantor Sekretariat Tim Penggerak PKK OKU Timur ini sebagai bentuk pengembangan potensi perempuan, khususnya dalam memanfaatkan kain perca.

"Kegiatan ini adalah bentuk pemberdayaan perempuan dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif dari bahan-bahan yang mungkin selama ini dianggap tidak bernilai, seperti kain perca," katanya.

Para peserta dilatih cara mengolah kain perca menjadi berbagai produk kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti menjadi tas cantik, masker, sarung bantal dan lainnya.

"Kain perca yang merupakan limbah tekstil atau jenis kain sisa dari potongan kain yang sudah tidak terpakai lagi ini, jika diolah secara kreatif dan inovatif dapat menjadi produk bernilai ekonomis," ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK OKU Timur, Sheila Noberta, menyampaikan apresiasi kepada Dinas PPPA yang telah menggagas pelatihan tersebut sebagai bentuk pengembangan potensi perempuan dalam memanfaatkan kain perca.

Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga.Oleh Karena itu, pelatihan ini menjadi salah satu upaya nyata untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian perempuan sekaligus mendukung ekonomi kreatif yang ramah lingkungan.

Pengembangan potensi perempuan melalui pelatihan seperti ini perlu terus didorong dan difasilitasi karena sejalan dengan program Pemkab OKU Timur dalam mendukung ekonomi kreatif berbasis rumah tangga yang berkelanjutan.

"Saya berharap para peserta dapat memperoleh keterampilan baru yang bermanfaat dan menjadi peluang usaha menjanjikan. Jangan ragu untuk berinovasi, belajar, dan berbagi ilmu kepada lingkungan sekitar," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.