Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Berstatus Awas

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 21:58 WIB | Oleh:
Gunung Lewotobi Laki-Laki Masih Berstatus Awas Doc: AFP
Ket. Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA - Badan Geologi menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih tergolong tinggi dengan status level IV (Awas) meski tidak mengalami erupsi dalam 24 jam terakhir.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid mengatakan bahwa dari hasil pemantauan Gunung Lewotobi Laki-laki tidak menunjukkan aktivitas erupsi, hanya mengeluarkan asap putih setinggi 200 hingga 800 meter di atas puncak.

"Suara gemuruh dan sinar api sudah tidak terpantau, namun suplai magma dari kedalaman masih terus berlangsung, peningkatan gempa vulkanik dalam menunjukkan suplai dari kedalaman masih aktif," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Pemantauan visual dan instrumental selama periode 21 Mei pukul 12.00 Wita hingga 22 Mei pukul 12.00 Wita mencatat terjadinya empat kali gempa hembusan, 10 kali gempa harmonik, 18 kali gempa vulkanik dalam, dan lima kali gempa tektonik jauh.

Dia menjabarkan hasil pengukuran tiltmeter menunjukkan tidak adanya tekanan yang menyebabkan inflasi pada tubuh gunung. Namun, pengamatan menggunakan drone memperlihatkan adanya material lava di dasar kawah, yang bisa memicu letusan eksplosif bila terbongkar.

"Tingkatkan kewaspadaan, karena apabila terjadi erupsi yang membongkar lava, bisa bersifat eksplosif dengan energi besar," ujarnya.

Badan Geologi meminta secara khusus masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 6 kilometer dan sektoral barat–timur laut sejauh 7 kilometer dari pusat erupsi.

Sementara untuk warga yang bermukim di sekitar wilayah aliran sungai yang berhulu dari Gunung Lewotobi juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar bila terjadi hujan deras di lereng gunung. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

44 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.