Gubernur Khofifah Tingkatkan Kerja Sama Jatim dengan NTB

Kamis, 22 Mei 2025, 16:03 WIB

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kerja Gubernur Nusa Tenggara Barat, TB H Lalu Muhammad Iqbal, di Surabaya, Rabu (21/5).

Pertemuan tersebut, membahas peningkatan kerjasama antara kedua provinsi, menyangkut perdagangan dan tenaga kerja. 

Ket. Foto: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat, TB Lalu Muhammad Iqbal, di Surabaya, Rabu (21/5). — Sumber: Koran Jakarta/ Selocahyo

Khofifah mengatakan, Jatim dan NTB memiliki potensi besar soal Pekerja Migran Indonesia (PMI), Perbankan dan Pendidikan.

“Komunikasi antar-Gubernur, antar-daerah, antarprovinsi, itu sangat penting. Indonesia ini sangat luas, dan banyak potensi sinergi serta kolaborasi yang bisa dimaksimalkan,” kata.

Menurutnya, komunikasi antara provinsi menjadi sangat penting karena begitu luasnya Indonesia. Karena itu, sinergi dan kolaborasi diperlukan dalam rangka penguatan ekonomi kedua provinsi.

"Kebetulan ada regulasi baru dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dimana ada beberapa provinsi yang melakukan KUB bank daerahnya dengan Bank Jatim. Dan yang sudah keluar ijinnya adalah Bank NTB."

“Ini menjadi penguatan lembaga perbankan antara perbankan satu dengan lainnya. Jadi cukup banyak yang bisa kita kerjasamakan dengan NTB,” ujae mantan menteri sosial ini.

Pada kesempatan itu, Gubernur NTB, Lalu M Iqbal, menyatakan banyak yang didiskusikan bersama gubernur Khofifah. Pertemuan ini tidak hanya bersifat silaturahmi, melainkan juga menjadi ruang untuk membahas arah strategis penguatan hubungan antara NTB dan Jatim ke depan.

“Intinya, bahwa meski NTB melompati Bali, namun bidang ekonomi selalu terkoneksi dan itu terjadi sejak dahulu kala. Salah satu topik penting yang dibahas adalah peluang kerja sama antar kampus di kedua wilayah,” ungkapnya.

Dibidang pendidikan misalnya, Iqbal menyebut gubernur Khofifah inten membina banyak universitas-universitas di Jatim. "Ini menjadi perhatian pihaknya untuk bisa dikembangkan di daerah kami."

Di bidang pertanian, tambahnya, NTB adalah penghasil Jagung dan selama ini mampu menyuplai ke Jatim. Pihaknya mau tidak mau harus melakukan kerjasama dengan Provinsi Jatim.

“Ekonomi Jatim dan NTB ini saling terkoneksi sejak zaman bahula. Misalnya, dalam sektor pertanian, NTB secara rutin menyuplai komoditas jagung ke Jatim. Sebaliknya kami mendatangkan kebutuhan pakan ternak yang diproduksi dari Jatim,” katanya. 

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.