Transaksi QRIS Melejit! BI Catat Lonjakan Fantastis di April
Rabu, 21 Mei 2025, 17:51 WIBJAKARTA - Penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sangat penting karena merupakan standar pembayaran digital nasional yang memudahkan transaksi, mengurangi risiko uang palsu, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.Â
QRIS memungkinkan pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital dan bank, serta mempermudah pengelolaan keuangan bisnis melalui pencatatan otomatis transaksi.Â
Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melonjak 154,86 persen secara tahunan (yoy) pada April 2025.
âVolume transaksi pembayaran digital melalui QRIS tetap tumbuh tinggi sebesar 154,86 persen (yoy) didukung peningkatan jumlah pengguna dan merchant,â kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, Rabu (21/5).
Secara keseluruhan per April 2025, transaksi pembayaran digital tercatat mencapai 3,79 miliar transaksi atau tumbuh 31,50 persen (yoy) didukung peningkatan seluruh komponen.
Dari komponen tersebut, volume transaksi aplikasi mobile dan internet terus tumbuh masing-masing sebesar 33,14 persen (yoy) dan 8,65 persen (yoy).
Kemudian dari sisi infrastruktur, BI mencatat volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 335,34 juta transaksi atau tumbuh 42,91 persen (yoy), dengan nilai mencapai Rp849,51 triliun.
âVolume transaksi nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS turun sebesar 2,91 persen (yoy) menjadi 724,03 ribu transaksi dengan nilai Rp15.293,92 triliun. Sementara dari sisi pengelolaan uang rupiah, uang kartal yang diedarkan (UYD) tumbuh 7,28 persen (yoy) menjadi Rp1.135,22 triliun pada April 2025," jelas Perry.
Ke depan, Perry mengatakan bahwa BI akan terus memperluas kerja sama sistem pembayaran antarnegara, termasuk kerja sama QRIS dengan sejumlah negara dan interkoneksi BI-FAST dalam inisiatif Nexus dengan beberapa negara.
Saat ini layanan QRIS sudah bisa digunakan di tiga negara, yakni Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lestari Moerdijat: 20 Ribu Desa Belum Miliki PAUD, Pemerataan Harus Direalisasikan untuk Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun
-
Suasana Sembahyang Hari Raya Galungan di Palangka Raya
-
Jerman Percepat Penguatan Militer di Tengah “Ancaman Russia”
-
BRIN Kenalkan Teknologi RCP untuk Tingkatkan Keselamatan Perlintasan Kereta
-
Pemprov Papua Tengah Buka Peluang Koperasi Masyarakat Adat Kelola Tambang
-
Pemutaran Terbatas, Pengamat Sebut 'Disclosure Day' sebagai Epik Fiksi Ilmiah Terbaik Steven Spielberg dalam 20 Tahun
-
Polda Metro Jaya Pastikan Tim Pemburu Begal akan Bertindak Sesuai Aturan dan HAM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.