Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos kirim bantuan untuk korban longsor di Pegunungan Arfak

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Kemensos kirim bantuan untuk korban longsor di Pegunungan Arfak Doc: ANTARA/HO-Tim SAR
Ket. Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Jim, Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Selasa (19/5).

Jakarta, 21/5 (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan logistik kepala korban luka berat dan ringan serta santunan untuk ahli waris korban meninggal sebagai respon dari bencana longsor di Kawasan Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan hujan deras yang mengguyur kawasan Pegunungan Arfak pada Jumat (16/5) memicu banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang permukiman sementara para pendulang emas di Kampung Jim, Distrik Catubouw.

Bencana ini mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia dan 10 orang dinyatakan hilang.

“Kami pastikan negara hadir dan bergerak cepat dalam setiap musibah. Tim sudah diterjunkan ke lokasi dan bantuan untuk warga terdampak telah disalurkan,” ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Mensos menegaskan pihaknya melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos langsung mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen, verifikasi, dan validasi data korban. Pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan siap mengirim tambahan bantuan jika diperlukan.

Mensos juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain bantuan logistik, Kemensos juga turut dalam operasi pencarian korban hilang bersama tim SAR gabungan dari TNI, Polri, dan Basarnas. Tim Kemensos membantu mengevakuasi korban selamat ke tempat aman serta memfasilitasi pemulangan jenazah ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Papua Barat untuk proses identifikasi.

"Kemensos akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban tertangani dengan baik dan keluarga terdampak mendapatkan dukungan yang dibutuhkan," ujar Mensos.

Adapun hingga saat ini, Basarnas telah berhasil mengidentifikasi 19 korban yang terdiri dari sembilan korban meninggal dan 10 orang masih dalam pencarian. Mayoritas berasal dari Kampung Muara Prafi dan Kampung Sembab, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.