Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen Ekraf: ‘Bandung Punya Cerita’, Program Kreativitas Daerah Jadi Penggerak Ekonomi

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 06:10 WIB | Oleh:
Wamen Ekraf: ‘Bandung Punya Cerita’, Program Kreativitas Daerah Jadi Penggerak Ekonomi Doc: Humas Kota Bandung
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar

BANDUNG - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, memberikan apresiasi tinggi terhadap Kota Bandung yang akan menyelenggarakan kegiatan “Bandung Punya Cerita”, sebuah program yang menonjolkan semangat kolaborasi dari daerah untuk mendorong ekonomi kreatif.

“Bandung bukan hanya tempat lahirnya banyak talenta kreatif, tapi juga tempat tumbuhnya brand-brand lokal yang kuat. Ini jadi contoh bagaimana daerah bisa menjadi pusat kreativitas dan inovasi,” ujar Irene pada kegiatan press release Bandung Punya Cerita, di Microlibrary Asia Afrika, Senin (19/5).

Menurut Irene kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong industri kreatif merupakan hal yang penting.

“Jangan hanya mengandalkan produk yang sudah ada. Kita perlu memberi ruang bagi ide-ide baru. Dari Bandung, bisa lahir komik, animasi, game, hingga film yang mengangkat cerita lokal ke panggung nasional bahkan global,” ucap dia.

Menurut Irene, ekonomi kreatif sangat luas dan menyentuh berbagai lini kehidupan masyarakat. “Di seluruh Indonesia, potensi ekonomi kreatif itu nyata dan sudah jadi milik publik,” tegas dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak masyarakat untuk memperluas pandangan tentang literasi dan kreativitas.

“Jangan pikir literasi itu hanya urusan dinas perpustakaan. Banyak anak muda sekarang terlibat dalam literasi lewat berbagai cara membaca, menulis, membuat konten, bahkan bermain game. Di Bandung, ruang untuk itu terbuka lebar,” kata Farhan.

“Perpustakaan sekarang bukan cuma soal buku. Kita sudah masuk era digital. Cerita bisa disampaikan lewat banyak medium game, animasi, dan lainnya. Ini yang ingin kita dorong lewat pelatihan storyteller dan kegiatan interaktif,” imbuh dia.

Acara “Bandung Punya Cerita” akan dimulai pada 28 Juni dengan tema “Bihari, Kiwari dan Sampeureun Jaga” yang mengangkat kekayaan sejarah dan budaya Bandung.

Dinas-dinas terkait diharapkan menjadikan kegiatan ini sebagai momen untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menumbuhkan industri kreatif lokal.

“Saya senang karena ini sesuatu yang berbeda. Kalau event ini sukses, maka Bandung bisa jadi pusat kegiatan kreatif yang mendatangkan banyak manfaat, termasuk ekonomi,” tutur dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.