Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekan Gawai Dayak Jadi Ajang Pelestarian dan Identitas Budaya

4 Selasa, 20 Mei 2025, 17:48 WIB | Oleh:
Pekan Gawai Dayak Jadi Ajang Pelestarian dan Identitas Budaya Pekan Gawai Dayak Jadi Ajang Pelestarian dan Identitas Budaya Doc: ANTARA/Rendra Oxtora
Ket. Wagub Kalbar Krisantus melepas pawai adat dayak pada kegiatan Pekan Gawai Dayak ke-39 yang dilaksanakan di Pontianak.

PONTIANAK - Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar, Cornelis Kimha menegaskan Pekan Gawai Dayak ke-39 yang dilaksanakan di Kalbar tahun ini tidak hanya sekedar sebagai ajang pelestarian budaya namun menegaskan identitas budaya Dayak yang harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

"Selama ini, budaya Dayak hanya terlihat saat Gawai, padahal, budaya harus menjadi bagian dari keseharian kita. Contohnya masyarakat di Kapuas Hulu dan Sintang, ibu-ibu di pasar masih memakai simpolo (aksesoris kepala tradisional) hampir setiap hari," kata Cornelis saat memberikan sambutan pada kegiatan Pekan Gawai Dayak ke-39 yang dilaksanakan di Pontianak, Selasa.

Ia menyatakan bahwa eksistensi masyarakat Dayak yang terus menjaga adat selama lebih dari 40 tahun merupakan bentuk kontribusi terhadap keutuhan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

"Kita tidak perlu malu menunjukkan identitas. Identitas inilah yang menjadi jati diri dan kebanggaan kita sebagai bangsa yang majemuk," tuturnya.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengajak seluruh masyarakat Dayak untuk menjadikan Pekan Gawai Dayak ke-39 sebagai momentum memperkuat jati diri, melestarikan budaya, dan menjaga ketertiban dalam perayaan adat.

“Tadi saya sampaikan kepada seluruh warga Dayak, agar memberikan contoh bahwa Dayak itu cerdas, bermartabat, punya integritas, dan cinta kasih," kata Krisantus.

Ia menekankan pentingnya menjaga budaya sebagai jati diri bangsa. Menurutnya, jika tidak dilestarikan melalui forum atau kegiatan kebudayaan seperti Pekan Gawai Dayak, maka lambat laun identitas suku maupun bangsa akan terkikis.

"Saya yakin, Pekan Gawai Dayak kali ini akan menjadi acara yang rapi, santun, dan dapat dijadikan contoh bagi suku-suku lain di Indonesia. Ini bisa menjadi pilot project untuk acara adat yang tertib dan berbudaya," tuturnya.

Krisantus juga menyinggung pentingnya menjaga etika selama perayaan. Ia mengimbau agar masyarakat tidak berlebihan dalam merayakan, khususnya dalam hal konsumsi alkohol.

"Mabuk-mabukan lalu diviralkan lewat video, itu tidak baik. Minum secukupnya saja, kita punya batas kemampuan fisik," kata dia.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalbar II, Adrianus Asia Sidot, menyoroti makna Gawai sebagai perayaan panen yang juga harus dijadikan refleksi atas kondisi ketahanan pangan di daerah.

"Pekan Gawai Dayak ini merupakan momen syukur atas hasil panen. Namun kita juga perlu introspeksi: mampukah Kalimantan Barat berswasembada pangan tanpa bergantung dari luar," katanya.

Menurut Adrianus, program utama Presiden Prabowo Subianto dalam periode mendatang akan fokus pada ketahanan pangan, energi, dan air. Hal ini sejalan dengan isu global seperti perubahan iklim dan menurunnya produksi pangan di banyak negara.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai mengubah pola pikir soal pangan, bahwa pangan lokal seperti jagung, ubi, dan sagu memiliki nilai gizi yang tinggi dan harus diangkat martabatnya.

"Dulu orang yang makan jagung atau ubi dianggap miskin. Itu harus diubah. Kita harus bangga dengan pangan lokal kita. Ketahanan pangan bukan hanya soal beras, tapi soal keberagaman sumber pangan," kata Adrianus.

Adrianus juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk TNI dan Polri, dalam mendukung produksi pangan nasional untuk menjaga stabilitas harga dan menekan impor bahan pangan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

53 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...

Peluang Kerja Membludak Sampai 83.300 Lowongan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Peluang Kerja Membludak Sam...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.