Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PCO: Pesawat Kepresidenan Desain Baru Disiapkan sebagai Cadangan Jet Pribadi

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
PCO: Pesawat Kepresidenan Desain Baru Disiapkan sebagai Cadangan Jet Pribadi Doc: Antara
Ket. Pesawat Kepresidenan RI yang membawa Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jakarta - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjelaskan bahwa pesawat Kepresidenan A-001 yang memiliki desain baru berfungsi sebagai cadangan dari pesawat pribadi yang masih digunakan Presiden Prabowo Subianto hingga saat ini.

Hasan mengatakan bahwa Presiden Prabowo masih menggunakan pesawat pribadinya untuk kunjungan resmi dan kenegaraan dengan nomor pesawat PK-GRD. Pesawat tersebut digunakan sejak Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan era Kabinet Indonesia Maju.

"Pesawat (Kepresidenan) ini disamakan desainnya supaya jadi pesawat cadangan. Jadi, kalau misalnya (pesawat pribadi) ini lagi maintenance, nanti lagi nggak bisa dipakai, pesawat dengan desain yang sama (akan digunakan). Jadi, orang akan kenal bahwa ini adalah pesawat Kepresidenan Republik Indonesia," kata Hasan saat ditemui di kantornya di Jakarta, Senin (19/5).

Sebelumnya, pesawat Kepresidenan A-001 memiliki warna dominan merah dari bagian moncong hingga ekor pesawat. Pesawat tersebut sebelumnya digunakan untuk kunjungan kerja Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.

Hasan menjelaskan bahwa tampilan baru pesawat Kepresidenan A-001 yang kini memiliki dominan warna putih dimaksudkan untuk menyamakan desain dari pesawat pribadi Presiden Prabowo sehingga mudah dikenali sebagai pesawat resmi Kepresidenan.

"Kan sekarang dominannya putih ya, garisnya garis merah. Jadi, sama nih, mirip desainnya. Nanti supaya bisa digunakan sebagai cadangan, supaya tidak beda-beda warna, tetap pesawat yang dikenal orang sebagai pesawat Kepresidenan," kata Hasan.

Perubahan corak (livery) dan warna cat yang berbeda dari pesawat Kepresidenan A-001 pertama kali diamati saat pesawat itu terparkir tepat di samping pesawat Kepresidenan PK-GRD, yang saat ini digunakan Presiden Prabowo Subianto, di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (14/4).

Pesawat Kepresidenan A-001, yang pada periode sebelumnya digunakan Presiden Ke-7 Joko Widodo, semula memiliki corak mayoritas berwarna merah di bagian moncong, kemudian blok warna merah itu semakin menipis hingga bagian ekor.

Di sisi pesawat, tulisan "Republik Indonesia" dibuat berwarna putih hingga terlihat kontras dengan latar merah pesawat.

Namun, pesawat kepresidenan itu saat ini memiliki corak yang mirip dengan pesawat Kepresidenan PK-GRD, yaitu dengan mayoritas warna putih di seluruh badan pesawat, dengan aksen garis merah yang memanjang di bagian atas dan bawah jendela.

Di bagian atas, aksen garis dibuat lebih tebal dibandingkan dengan di bagian bawah. Sementara itu, tulisan "Republik Indonesia" juga dibuat berwarna hitam, dengan jenis huruf yang berbeda dari desain sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Daerah
Adu Kreatif Kuliner Indones...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.