Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian HAM programkan sosialisasi HAM di Pulau Messah-NTT

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 21:45 WIB | Oleh:
Kementerian HAM programkan sosialisasi HAM di Pulau Messah-NTT Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Menteri HAM Natalius Pigai saat berdiskusi bersama warga Pulau Messah Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Labuan Bajo -- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memprogramkan sosialisasi terkait HAM bagi masyarakat kepulauan di Pulau Messah Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Nanti bukan saya yang datang, tapi staf saya," kata Natalius Pigai disambut tepuk tangan warga Pulau Messah, Selasa.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam diskusi bersama warga Pulau Messah Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Natalius Pigai dalam kesempatan itu langsung memerintahkan pejabat Kementerian HAM yang ikut dalam rombongan untuk menjadwalkan sosialisasi terkait HAM bagi warga dalam beberapa bulan kedepan.

"Sekarang kebetulan saya ada anggaran untuk sosialisasi, penyuluhan," ujarnya.

Ia menambahkan warga Pulau Messah bisa mendapatkan berbagai materi terkait HAM seperti islam dan HAM, HAM dan universal, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial.

"Aman, nanti mereka yang akan datang, lalu nanti majelis taklim lalu yang umum dengan pola cara apa bisa dilakukan dan nanti tokoh masyarakat di sini termasuk kepala desa bisa jadi narasumber atau moderator sama-sama di sini," katanya.

Selain itu, lanjut dia, Kementerian HAM juga akan membagikan buku-buku terkait HAM bagi masyarakat dan anak-anak yang dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran terkait HAM.

"Nanti saat sosialisasi nanti berikan buku, kalau tidak untuk bapak-bapak bisa untuk generasi selanjutnya," ujarnya.

Ia juga meminta agar warga kepulauan di daerah itu untuk menyampaikan surat secara resmi terkait berbagai masalah kepada Kementerian HAM, sebab Kementerian HAM dinilai dapat melanjutkan serta berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait guna penyelesaian masalah masyarakat.

"Kalau ada masalah buat surat ke kementerian ham nanti kami akan lanjutkan ke kementerian atau lembaga," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.