Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pagelaran Gerak dan Lagu Penyandang Disabilitas Terbanyak Pecahkan Rekor MURI

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 19:55 WIB | Oleh:
Pagelaran Gerak dan Lagu Penyandang Disabilitas Terbanyak Pecahkan Rekor MURI Doc: Istimewa
Ket. Sebanyak 5.000 peserta termasuk para penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Lampung berpartisipasi pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung, pada hari Minggu (18/5).

JAKARTA – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., bersama lebih dari 5.000 peserta termasuk para penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Lampung turut berpartisipasi dalam kegiatan jalan sehat dan senam bersama yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung, pada hari Minggu (18/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung meriah dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, didampingi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga mencetak prestasi nasional.

Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) secara resmi mencatatnya sebagai Pagelaran Gerak dan Lagu Penyandang Disabilitas Terbanyak. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kuat solidaritas dan pengakuan terhadap perjuangan kaum disabilitas di Indonesia.

“Saya merasa terhormat bisa berjalan sehat dan senam bersama ribuan sahabat penyandang disabilitas. Momen luar biasa ini bukan hanya tentang kebersamaan, tetapi juga tentang pengakuan dan harapan,” ujar Reda Manthovani melalui keterangan tertulis pada hari Selasa (20/5).

Dalam kesempatan yang sama, Reda juga dianugerahi penghargaan dari MURI sebagai Tokoh Relawan Disabilitas Nasional, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmennya yang konsisten dalam memperjuangkan hak dan pemberdayaan penyandang disabilitas di tanah air.

“Alhamdulillah, dalam kesempatan ini saya dianugerahi piagam penghargaan MURI sebagai Tokoh Relawan Disabilitas. Sebuah penghargaan yang saya terima bukan untuk diri sendiri, melainkan sebagai pengingat bahwa perjuangan kita masih panjang,” tuturnya.

Ia menegaskan pentingnya menjadikan keberpihakan terhadap penyandang disabilitas sebagai sebuah gerakan nyata, bukan sekadar retorika. “Masyarakat yang hebat adalah masyarakat yang tak membiarkan satu pun warganya tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Reda.

Lebih lanjut, Reda menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian dan cinta yang nyata. Ia berharap inisiatif seperti ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam membangun bangsa yang inklusif, ramah, dan adil bagi semua tanpa terkecuali.

“Ayo, kita jadikan keberpihakan pada penyandang disabilitas bukan hanya wacana, tetapi gerakan bersama,” tegasnya.

Komitmen Reda Manthovani terhadap isu disabilitas telah lama tertanam dalam kiprahnya. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas. Salah satu buktinya, pada 2024 lalu, ia dipercaya menjadi Chef de Mission kontingen National Paralympic Committee (NPC) of Indonesia dalam ajang Paralimpiade Paris.

Penghargaan MURI yang diterimanya tidak hanya mencerminkan pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi simbol pengakuan terhadap pentingnya perjuangan kelompok disabilitas dalam narasi kebangsaan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.