Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Delapan Desa di Pulau Terluar Wilayah Bengkalis Telah Tuntaskan Akta Pendirian Koperasi Merah Putih

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 13:15 WIB | Oleh:
Delapan Desa di Pulau Terluar Wilayah Bengkalis Telah Tuntaskan Akta Pendirian Koperasi Merah Putih Doc: antara foto
Ket. Tunjukkan akta pendirian koperasi merah putih.

BENGKALIS - Sebanyak delapan desa di Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau telah menuntaskan penandatanganan Akta Notaris Pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang telah diserahkan kepada pengurus masing-masing.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bengkalis, Ismail menjelaskan bahwa desa-desa tersebut terletak di pulau terluar wilayah perbatasan negara antara Indonesia dengan Malaysia.

Mereka sangat antusias membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sehingga dapat segera diselesaikan.

"Pengurus banyak dari kalangan muda, dan tentu kita harapkan mampu membawa KDMP ke depan dapat bergerak optimal melakukan usaha untuk kesejahteraan masyarakat. Pemerintahan Desa juga sangat mendukung keberadaannya dan banyak menyampaikan harapan kepada KDMP," katanya di Bengkalis, Selasa (20/5).

Ismail menambahkan, percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat terlaksana dengan baik. Itu karena mendapat perhatian serta dukungan dari camat bersama jajarannya dan pendamping desa.

"Kami sampaikan apresiasi atas hal tersebut, semoga menjadi amal kebaikan serta mendatangkan keberkahan,"ujar Ismail.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang diterbitkan tanggal 2 Mei 2025, mengatur tentang Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Lalu berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 memberikan arahan konkrit untuk mempercepat pembentukan dan pengembangan KDMP sebagai bagian dari program ekonomi kerakyatan.

Pembentukan KDMP ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerataan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat desa. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk mengelola sumber daya lokal dan meningkatkan kesejahteraan melalui usaha bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.