Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topuria Minta Makhachev Antre Jika Kembali ke Kelas Ringan UFC

📅 Senin, 19 Mei 2025, 18:17 WIB | Oleh:
Topuria Minta Makhachev Antre Jika Kembali ke Kelas Ringan UFC Doc: Laman MMA Fighting/Photo by Aldara Zarraoa
Ket. Mantan juara kelas bulu UFC Ilia Topuria meminta Islam Makhachev mengantre jika kembali ke kelas ringan.

JAKARTA - Mantan juara divisi kelas bulu (65,7 kg) Ultimate Fighting Championship (UFC) Ilia Topuria meminta Islam Makhachev beralih ke divisi kelas welter (77,1 kg) agar mengantre untuk perebutan gelar jika kembali ke kelas ringan (70,3 kg).

"Setelah laga ini (perebutan gelar kelas ringan), saat saya memegang sabuk itu, ia (Islam Makhachev) dapat mengantre, yang mana akan menjadi laga yang panjang dan mata semua orang akan tertuju padanya," kata Ilia Topuria sebagaimana laporan laman MMA Fighting yang dipantau di Jakarta, Senin (19/5).

Topuria akan bertarung melawan Charles Oliveira di UFC 317 pada Juni mendatang untuk perebutan gelar kelas ringan yang masih lowong setelah sang juara Makhachev memilih naik ke kelas welter untuk mengejar gelar juara dua divisi melawan sang juara baru Jack Della Maddalena.

Topuria yang mengosongkan gelar kelas bulu untuk bersaing di kelas ringan sangat bersemangat untuk menambah gelar juara lainnya, meskipun ia tidak mendapatkan laga melawan Makhachev seperti yang ia inginkan.

Petarung Spanyol berjulukan "La Leyenda" itu mengatakan, ketika ia berhasil meraih gelar juara kelas ringan maka, Makhachev harus berjuang lagi menghadapi petarung lain jika ingin Kembali merebut gelar kelas ringan.

Sejak awal, kata dia, Makhachev ingin memberi kesan bahwa ia telah memiliki keputusan yang harus diambil. Makhachev juga mengatakan bahwa ia tidak berencana untuk mengosongkan gelar.

Sebelumnya, Makhachev mengatakan, meskipun ia naik ke kelas welterweight, ia tidak berencana untuk melepaskan gelar juara kelas ringannya.

Namun, pada akhirnya, ia akan melepaskan gelar kelas ringan sama seperti Topuria yang naik ke divisi baru, dan melepaskan gelar kelas bulu.

Maka, keduanya tidak memiliki kesempatan untuk menjadi "juara-juara", namun Topuria telah menegaskan bahwa masa depannya hanya terletak pada divisi kelas ringan setelah mengalami beberapa kali penurunan berat badan yang cukup berat.

Terlepas dari kemungkinan Makhachev kembali atau tidak ke kelas ringan, Topuria lebih dari siap untuk membalikkan keadaan jika hal itu terjadi.

Perseteruan antara Topuria dan Makhachev semakin memanas dalam beberapa hari terakhir ini, namun mereka tidak akan saling berhadapan dan tidak ada yang dapat memastikan apakah laga keduanya akan terjadi di masa depan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.