Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringati Hari Museum Internasional, Ibas: Museum Jembatan Peradaban dan Pererat Bangsa dalam Keberagaman

📅 Senin, 19 Mei 2025, 18:57 WIB | Oleh:

“Tolong Bali sama-sama kita berjuang undang-undang kebudayaan benar-benar bisa memberikan pemanfaatan dan keuntungan kepada semua stakeholder yang ada di Indonesia,” katanya, sembari mengajak seluruh pihak untuk berkomitmen bersama dalam pembentukan regulasi tersebut.

Mengakhiri pidatonya, Edhie Baskoro kembali menyerukan pentingnya kolaborasi lintas elemen masyarakat untuk memuliakan kebudayaan bangsa. Ia mengajak agar potensi budaya, seni, dan situs bersejarah di seluruh Indonesia dapat dikembangkan, sebagaimana Bali yang telah menjadi panggung dunia.

“Saya berharap asosiasi museum Rudana seni galeri juga sama-sama, kita semangat, kita lebih bersolek, dan kita mempersiapkan masih banyak potensi di bangsa kita yang belum tergarap dengan baik,” pungkasnya.

Kunjungan Edhie Baskoro Yudhoyono ini mendapatkan apresiasi dariKetua Umum Asosiasi Museum Indonesia sekaligus Presiden of the Rudana, Putu Supadma Rudana, “Kami bangga, jarang tokoh dari Parlemen yang datang ke museum, tapi kita bangga Bapak Edhie Baskoro atau Mas Ibas ini datang ke museum, memuliakan museum, memuliakan kebudayaan, dan memuliakan seni budaya,” katanya.

Maestro tari Bali, Anak Agung Oka Dalem, turut menyampaikan aspirasinya. “Seni budaya itu tidak hanya seni tari saja, tapi juga seni tabuh, seni sastra, seni lukis, seni ukir. Semuanya adalah satu kesatuan yang harus kita hormati, kita lestarikan, kita kembangkan dan kita dukung,” ujarnya.

Ia pun berharap dukungan konkret dari pemerintah agar seni budaya Bali tetap hidup dan berkembang menuju Indonesia yang lebih jaya.

Audiensi ini dihadiri oleh beberapa pemerhati museum diantaranya Empu Keris, Maestro Tari, perwakilan dari Asosiasi Museum Indonesia, Komunitas Pecinta Museum, Komunitas Perempuan Pecinta Museum, Civitas Akademika Ilmu Sejarah dan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, dan masih banyak lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.