Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebutuhan Hewan Kurban di Tangerang Diproyeksikan Naik 10 Persen

📅 Senin, 19 Mei 2025, 13:25 WIB | Oleh:
Kebutuhan Hewan Kurban di Tangerang Diproyeksikan Naik 10 Persen Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep Jatnika di Tangerang, Senin (19/5).

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, memproyeksikan kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 1446 Hijriah/2025 sebanyak 32.382 ekor atau naik sebesar 10 persen dibandingkan tahun lalu.

“Memang sejak tahun 2023/2024 untuk hewan kurban terjadi kenaikan dan kemungkinan pada tahun ini diprediksi terjadi kenaikan lagi sekitar 10 lagi atau lebih,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Asep Jatnika di Tangerang, Senin (19/5).

Hal itu, kata dia, karena kondisi perekonomian saat ini sudah mulai membaik. “Jadi kenaikan proyeksi hewan kurban ini kita akan lihat dari jumlah tempat penjualan hewan kurban. Untuk sampai saat ini baru tercatat sebanyak 656 titik lapak, kemudian ada kenaikan menjadi 700 sampai 800 lapak berarti kemungkinan akan lebih dari angka 10 persen untuk proyeksinya,” kata Asep Jatnika.

Berdasarkan data tahun sebelumnya, kata dia, Pemkab Tangerang telah mencatat kebutuhan hewan kurban di daerah itu mencapai 32.000 ekor. Adapun untuk rinciannya yakni sebanyak 8.644 sapi, 40 kerbau, 4.569 kambing, dan 19.127 domba.

“Sekarang untuk lapak penjualan hewan ada 655 titik, kemungkinan jumlah ini akan bertambah dan jumlah hewan kurban juga bertambah,” ujarnya.

Untuk memastikan hewan kurban layak dan sehat, maka pihaknya bakal melakukan pengawasan terhadap 655 titik lokasi penjualan hewan dari 29 kecamatan yang ada di wilayahnya tersebut.

Dimana, katanya, terdapat 100 petugas kesehatan hewan, baik dokter hingga pengawas, akan diterjunkan mulai tanggal 26 Mei 2025.

Selain itu kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan juga akan dilakukan berupa pemeriksaan administrasi dan fisik. Petugas, kata dia, nanti akan mendatangi hewan kurban tersebut.

“Kita pun nanti akan melakukan pengawasan kepada hewan yang memang dikirim dari luar daerah, hal ini dilakukan agar nantinya dapat mencegah masuknya hewan yang berpenyakit," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.