Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Sultra Bentuk Satgas Premanisme untuk Kawal Investasi di Kawasan Industri

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 13:05 WIB | Oleh:
Polda Sultra Bentuk Satgas Premanisme untuk Kawal Investasi di Kawasan Industri Doc: antara foto
Ket. Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Sultra Kombes Pol. Wasis Santoso

KENDARI - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) membentuk Satuan Gugus Tugas (Satgas) Premanisme untuk mengawal jalannya investasi di kawasan industri di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Sultra Kombes Pol. Wasis Santoso, mengatakan bahwa pembentukan Satgas Premanisme itu dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit.

“Satgas Premanisme operasi perintah dari Bapak Kapolri untuk melaksanakan operasi premanisme, khususnya sasaran kami adalah persoalan premanisme,” kata Wasis Santoso di Kendari, Minggu (18/5).

Dia menyebutkan Satgas tersebut akan menyasar sejumlah aksi premanisme yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas. Hal itu sesuai dengan tugas kepolisian untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. “Kami juga siap untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujarnya.

Wasis Santoso meminta kepada seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam pemberantasan aksi premanisme dengan cara melaporkan setiap bentuk tindakan atau gangguan premanisme di masing-masing wilayah.

“Saya ingatkan kepada masyarakat, kalau memang ada informasi-informasi berkaitan dengan gangguan Kamtibmas khsusunya premanisme, tolong kalau bisa langsung melaporkan kepada kami di Polda, maupun di Polsek atau Polres jajaran Polda Sultra,” ucap Wasis Santoso.

Ia menjelaskan operasi pemberantasan premanisme itu akan dilaksanakan hingga 31 Mei 2025 mendatang. Akan tetapi, jika gangguan premanisme terus berlanjut di tengah-tengah masyarakat, pihaknya akan terus melanjutkan operasi bersama Satgas Premanisme Polda Sultra.

“Apabila situasi masih berlanjut, dari Bapak Kapolri kami akan melanjutkan operasi ini sampai tuntas," jelasnya.

Wasis Santoso membeberkan Satgas Premanisme itu merupakan gabungan dari berbagai Satuan Kerja (Satker) dari internal Polda Sultra.

Ia menegaskan operasi tersebut akan menyasar para preman-preman yang meresahkan masyarakat sehingga dapat mengganggu jalannya investasi di daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. “Khususnya daerah-daerah wilayah industri," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.