Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Jakarta: Pertunjukan Seni Tradisi Bakal Rutin Meriahkan Car Free Day

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 14:33 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Jakarta: Pertunjukan Seni Tradisi Bakal Rutin Meriahkan Car Free Day Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan secara rutin menghadirkan pertunjukan seni dan budaya di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).

Program ini dirancang untuk menghidupkan ruang-ruang publik dengan penampilan seni tradisi yang merakyat dan interaktif.

Pada CFD pekan lalu, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menghadirkan Kerontjong Toegoe, salah satu musik khas Jakarta, yang tampil di Taman Budaya Dukuh Atas. Sementara pekan ini, giliran Sanggar Angklung Saung Mang Ashly yang memeriahkan suasana dengan perpaduan musik Betawi, Sunda, hingga Jawa, termasuk elemen musik tradisional seperti gambang kromong dan angklung.

Lagu-lagu yang dibawakan di antaranya, Sirih Kuning, Kicir-kicir, Ondel-ondel, Manuk Dadali, Mojang Priangan, Suwe Ora Jamu, termasuk lagu dari Aceh berjudul Bungong Jeumpa.

Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat yang tengah berolahraga tampak antusias, ikut berjoget hingga bernyanyi bersama. Suasana yang semarak membuat acara berakhir lebih lambat dari jadwal semula karena masih banyak warga yang ingin terlibat.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochammad Miftahulloh Tamary mengatakan, program ini merupakan upaya strategis untuk membangun ekosistem seni di Jakarta dengan menghadirkannya langsung di ruang publik.

“Kita ingin kesenian, khususnya seni tradisi, bisa tampil di ruang-ruang tempat masyarakat berkumpul. Bukan hanya di gedung-gedung pertunjukan atau festival tahunan,” ujar Miftah, Minggu (18/5).

Ia menyampaikan, program ini akan berlangsung secara rutin dan bergiliran menampilkan berbagai sanggar seni dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Tidak menutup kemungkinan, selain seni pertunjukan seperti musik dan tari, ke depannya juga akan ditampilkan seni rupa dan bentuk seni lainnya.

“Ini bentuk dukungan kami agar seniman punya panggung lebih luas, dan masyarakat bisa menikmati seni dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ke depan bisa juga kita tampilkan di stasiun, MRT, atau bahkan hotel, tapi tentunya akan disesuaikan,” kata dia.

Miftah menjelaskan, kegiatan ini selaras dengan visi Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat secara identitas budaya.

“Jakarta harus punya ciri khas budaya yang membedakan dengan kota global lain seperti Tokyo atau New York. Seni tradisi dan budaya Nusantara inilah yang jadi kekuatan kita,” ucap dia.

Ia menambahkan, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta akan terus mengevaluasi dan mengembangkan bentuk kegiatan yang paling sesuai dan menarik minat publik.

“Harapannya, pertunjukan seni di CFD ini dapat membangun kedekatan masyarakat dengan kesenian, sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap budaya lokal,” imbuh dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Nasional
Polri Mutasi 199 Personel, ...

PSM Makassar Digunduli PSS Sleman

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSM Makassar Digunduli PSS ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.