Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD: Jakarta Harus Punya Pentas Seni yang Digelar Setiap Hari

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPRD: Jakarta Harus Punya Pentas Seni yang Digelar Setiap Hari Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Penari mengenakan topeng saat mementaskan tari topeng dalam acara seni budaya Setu Babakan, Jakarta Selatan, Sabtu (24/2/2024).

JAKARTA - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Yudha Permana mendesak kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempunyai pusat pentas seni yang dapat dinikmati wisatawan setiap hari.

"Jakarta harus punya, sehingga seluruh seniman di DKI Jakarta punya mimpi bisa pentas dan sejahtera," kata Yudha di Jakarta, Minggu (18/5).

Ia menyatakan saat ini ketika ada wisatawan berkunjung ke Jakarta, maka tidak akan menemukan pentas seni yang bisa dinikmati setiap hari. Dinas terkait harus memikirkan hal-hal seperti itu.

Yudha menjelaskan dengan adanya pusat pentas seni selain memberikan pilihan hiburan kepada wisatawan juga dapat memberikan pemasukan pada para seniman sehingga mereka dapat sejahtera.

Menurut dia, Jakarta memiliki potensi yang besar di bidang wisatawan akan tetapi masih tertinggal dengan daerah lainnya seperti Bali yang memiliki pentas seni Tari Kecak, Bandung dengan Saung Angklung Udjo, dan beberapa daerah lainnya.

"Kalau ekosistemnya hidup, senimannya bahagia bisa mendapatkan pemasukan bisa bekerja dan mendapatkan gaji yang layak," ujar dia.

Yudha menambahkan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta harus memikirkan untuk mulai merealisasikan pusat kesenian Jakarta, karena selama ini pertunjukan yang ada hanya dilakukan di Setu Babakan dan itu pun tidak bisa dinikmati setiap hari.

Ia mengusulkan agar pusat seni Jakarta bisa menjadi impian para seniman untuk menampilkan keseniannya dan ini harus dikelola dengan maksimal serta profesional.

"Kalau ekosistem berjalan maka tidak perlu lagi anggaran untuk membayar para seniman, karena bisa diambil dari tiket dan lainnya," kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.