Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Kebakaran Pabrik Karet di Padang, Damkar dari Berbagai Daerah Dikerahkan Bantu Padamkan Api

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 19:57 WIB | Oleh:
Atasi Kebakaran Pabrik Karet di Padang, Damkar dari Berbagai Daerah Dikerahkan Bantu Padamkan Api Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran api yang membakar pabrik karet di Kota Padang, Minggu, (18/5).

PADANG - Hingga pukul 17.00 WIB petugas Damkar dari berbagai kabupaten dan kota masih berjibaku memadamkan kebakaran pabrik karet yang dilaporkan terjadi pukul 12.22 WIB. Salah satu kesulitan atau kendala petugas memadamkan api karena material yang terbakar merupakan karet mentah.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar) dari berbagai daerah ikut membantu memadamkan kebakaran pabrik karet milik PT Teluk Luas yang berada di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), pada Minggu (18/5).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang Budi Payan di Padang, mengatakan pihaknya meminta bantuan Damkar Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kota dan Kabupaten Solok, Kota Sawahlunto, dan Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Payakumbuh dan Kota Bukittinggi untuk membantu memadamkan api.

"Pemadam ini sepertinya cukup lama karena yang terbakar itu karet," kata Budi Payan.

Pada saat bersamaan warga setempat atau yang bermukim di sekitar kawasan pabrik karet mulai mengeluarkan barang-barang dari rumah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kobaran api ke pemukiman penduduk.

Selain petugas damkar, personel Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang juga turut membantu, termasuk menyiagakan mobil ambulans untuk mengantisipasi apabila jatuhnya korban jiwa.

Tidak hanya itu, para pengemudi ojek dalam jaringan (online) juga ikut membantu polisi mengurai kemacetan di sekitar jalan menuju lokasi kejadian.

Budi memastikan hingga saat ini tidak ada korban jiwa. Baik karyawan PT Teluk Luas maupun warga di sekitar kawasan pabrik tersebut. Namun sejumlah mobil ambulans telah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Damkar bersama pihak kepolisian juga masih mendalami penyebab kebakaran. Data awal yang dihimpun menyebutkan terdapat dua gudang yang terbakar beserta isinya yang didominasi karet mentah.

Sementara itu Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Robby Setiadi Purba mengatakan petugas damkar dan polisi terus berupaya memadamkan api, termasuk memindahkan masyarakat sekitar ke lokasi yang lebih aman. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.