Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jamaah Diimbau Ingat Nomor Bus Shalawat dan Terminal untuk Kelancaran Ibadah

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 10:10 WIB | Oleh:
Jamaah Diimbau Ingat Nomor Bus Shalawat dan Terminal untuk Kelancaran Ibadah Doc: Antara Foto
Ket. Jamaah diimbau menghafal nomor bus atau nomor rute sesuai yang ada di kartu bus. Kartu bus ini harus selalu dibawa

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi kembali mengingatkan jamaah calon haji Indonesia untuk selalu mengingat nomor Bus Shalawat beserta terminalnya, mengingat suasana di Masjidil Haram, Makkah, sudah semakin padat.

"Jamaah diimbau menghafal nomor bus atau nomor rute sesuai yang ada di kartu bus. Kartu bus ini harus selalu dibawa, agar kalau lupa bisa melihat kartu," ujar Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi Mujib Roni di Makkah, Sabtu.

Ada tiga titik terminal di sekitar Masjidil Haram yang menjadi pemberhentian Bus Shalawat jamaah Indonesia. Pertama, terminal Syib Amir yang melayani jamaah yang tinggal di wilayah Syisyah dan Raudhah.

Kedua, terminal Ajyad melayani jamaah yang tinggal di wilayah Misfalah. Ketiga Terminal Jabal Ka'bah, melayani jamaah yang tinggal di wilayah Jarwal.

Mujib Roni mengatakan pihaknya menyiapkan Bus Shalawat dengan rasio 1:400 orang. Setiap terminal memiliki bus dengan rute yang berbeda dan akan berhenti di hotel dengan nomor tertentu. Nomor bus sama dengan nomor rute bus.

Ia mengingatkan layanan Bus Shalawat sudah termasuk dalam unsur pembiayaan pada Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), sehingga jamaah tidak perlu memberi uang tip.

"Para sopir sudah dibayar sehingga jamaah tidak perlu memberikan baksyis (tip), apalagi pungutan liar," ujarnya.

Bus Shalawat beroperasi selama 24 jam untuk mengantar jamaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya. Seluruh armada telah dipasang GPS dan CCTV yang dapat diakses oleh petugas.

Dari ratusan armada yang disediakan, terdapat sedikitnya 32 bus dengan spesifikasi ramah bagi pengguna kursi roda, penyandang disabilitas, dan jamaah berkebutuhan khusus lainnya.

Bus didesain khusus dengan low deck (lantai rendah) agar bisa dilewati kursi roda, serta pada bagian dalam juga disiapkan tempat khusus untuk menyimpan kursi roda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.