Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Padang Pariaman pantau kasus dugaan pencabulan di SMAN

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 19:44 WIB | Oleh:
Pemkab Padang Pariaman pantau kasus dugaan pencabulan di SMAN Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman Anwar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memantau kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum tenaga Tata Usaha di SMAN 1 Sungai Geringging terhadap siswi di sekolah tersebut.

"Kami datang langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait dugaan kasus pelecehan seksual tersebut. Dan kami akan berkoordinasi dengan Cabdin (Cabang Dinas) Wilayah II, Disdik (Dinas Pendidikan) Provinsi Sumbar," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman Anwar di Parik Malintang, Kamis.

Ia mengatakan meskipun SMA merupakan ranah pemerintah provinsi, namun karena adanya aksi demo siswa  di wilayah Padang Pariaman maka pihaknya harus memahami persoalan yang terjadi.

Oleh karena itu, lanjutnya pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus itu hingga selesai secara adil dan bijaksana serta diharapkan tidak ada lagi kasus yang dapat mencoreng dunia pendidikan khususnya di Padang Pariaman.

Ia menyampaikan penyesalannya atas dugaan tindakan pencabulan yang terjadi di lingkungan sekolah karena lembaga pendidikan itu seharusnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik untuk belajar dan berkembang bukan sebaliknya.

"Kami berharap kasus seperti ini tidak terjadi lagi di seluruh tingkatan baik TK/PAUD, SD, SMP, maupun sekolah lain yang berada di Kabupaten Padang Pariaman. Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan," katanya.

Ia menegaskan Pemkab Padang Pariaman berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan serta memperkuat sistem pelaporan di sekolah-sekolah di bawah kewenangan pihaknya guna mengantisipasi terjadinya kekerasan, pencabulan, dan hal lainnya yang dapat mencoreng dunia pendidikan.

Selain itu, kata dia pihaknya akan memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada seluruh tenaga kependidikan agar mereka memahami pentingnya menjaga etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Kami mengajak seluruh pihak, baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan,” ujarnya.

Diketahui pada Rabu kemarin ratusan siswa SMAN 1 Sungai Geringging melakukan aksi demo di depan pintu gerbang masuk sekolah mereka guna menyampaikan sejumlah tuntutan berkaitan dengan dugaan pencabulan oleh salah seorang tenaga tata usaha terhadap salah satu siswi di sekolah tersebut.

Adapun tuntutan ratusan siswa tersebut yaitu di antaranya meminta pihak sekolah memberhentikan oknum tenaga tata usaha yang diduga telah melakukan aksi pencabulan, lakukan diproses secara hukum terhadap kasus itu, dan meminta sekolah mengembalikan korban yang telah dipindahkan ke sekolah lain ke SMAN 1 Sungai Geringging.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.