Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Saham Global Fluktuatif Seiring Meredanya Euforia Perdagangan AS-Tiongkok

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Saham Global Fluktuatif Seiring Meredanya Euforia Perdagangan AS-Tiongkok Doc: AP
Ket. Seorang pedagang mata uang mengamati layar monitor yang menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) di ruang transaksi valuta asing kantor pusat KEB Hana Bank di Seoul, Korea Selatan, 14 Mei 2025.

NEW YORK - Saham global bervariasi pada Rabu (14/5) karena euforia atas meredanya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok sementara pasar menantikan data ekonomi utama AS.

Sementara volatilitas bulan April yang berasal dari serangan tarif Presiden Donald Trump tampaknya telah terhenti. Para analis memperingatkan bahwa Washington masih perlu mencapai kesepakatan perdagangan dengan negara-negara untuk menanamkan rasa stabilitas.

S&P 500 berakhir positif tipis setelah sesi yang berliku-liku, sementara Nasdaq menguat dan Dow mundur sedikit.

Pasar menantikan laporan hari Kamis tentang harga grosir dan penjualan eceran AS untuk bulan April, serta pendapatan dari raksasa ritel Walmart.

Dalam dorongan untuk “gencatan senjata” dalam perang dagang AS-Tiongkok, Beijing mengatakan pada hari Rabu, mereka menangguhkan beberapa tindakan balasan non-tarif pada entitas AS selama 90 hari.

Namun, kelegaan pasar yang menyusul berita de-eskalasi perang dagang AS-Tiongkok pada pembicaraan tingkat tinggi selama akhir pekan tampaknya telah berakhir.

"Setelah reli kuat di awal minggu, pasar saham sedang berkonsolidasi," kata Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com.

Di Eropa, pasar saham Paris, Frankfurt dan London semuanya ditutup lebih rendah.

Indeks Tiongkok ditutup dengan keuntungan besar karena reli saham teknologi.

Pasar saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen.

Setelah pasar Asia ditutup, raksasa internet Tiongkok Tencent melaporkan peningkatan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal pertama, didorong oleh pertumbuhan game.

Sementara itu, perusahaan teknologi Nvidia memperpanjang keuntungannya pada hari Rabu, diperdagangkan naik 4,2 persen setelah menambahkan hampir enam persen pada hari Selasa.

Itu terjadi setelah Trump mengumumkan perjanjian pada hari Selasa dengan Arab Saudi saat berkunjung ke Teluk, termasuk kesepakatan chip besar untuk Nvidia dan Advanced Micro Devices.

"Tema utama untuk saham global minggu ini adalah kebangkitan kembali teknologi besar," kata Kathleen Brooks, direktur penelitian di Traders XTB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.