Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejutan di Italia Open, Zheng Qinwen Kandaskan Peringkat Pertama Dunia Sabalenka

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 13:18 WIB | Oleh:
Kejutan di Italia Open, Zheng Qinwen Kandaskan Peringkat Pertama Dunia Sabalenka Doc: ist
Ket. Zheng Qinwen

ROMA – Ini hasil gemilang yang dicatat petenis Tiongkok, Zheng Qinwen. Dia untuk pertama kali menang atas petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka dalam pertemuan ketujuh di Internazionali BNL d'Italia, di Roma. Zheng menang 6-4, 6-3 dan melaju ke semifinal.

"Selama ini saya berusaha mengalahkannya. Sebelumnya, kadang-kadang sudah nyaris mengalahkannya, tapi tidak pernah berhasil," kata Zheng setelah pertandingan.

"Ini pertama kali kami bermain di lapangan tanah liat. Ketia bermain di lapangan tanah liat, saya lebih nyaman karena sangat berpengalaman," jelas Zheng.

Zheng menyelamatkan semua break point, mengembalikan dan mematahkan servis Sabalenka tiga kali. Dia mendominasi pertandingan dari awal hingga akhir. "Saya lebih sabar," ujar Zheng tentang Sabalenka, yang membuat 27 kesalahan sendiri dan hanya membuat 15 pukulan winner.

"Saya senang dengan penampilan dan melangkah maju untuk mengalahkan petenis nomor 1 dunia," tambahnya. Juara Olimpiade itu meraih kemenangan pertamanya atas Sabalenka.

Zheng tidak hanya kalah 0-6 melawan Sabalenka memasuki pertandingan pertama mereka di permukaan selain lapangan keras, dia juga tertinggal 0-2 pada rintangan perempat final di Roma.

Namun dalam waktu 1 jam 37 menit, ia mematahkan kedua catatan tanpa kemenangan itu, menyelamatkan kelima break point yang dihadapinya dan mematahkan servis Sabalenka tiga kali.

Zheng kemudian menganggap tingkat kenyamanannya di lapangan tanah liat sebagai faktor X dibandingkan dengan enam pertandingan mereka sebelumnya.

Meskipun Sabalenka mencatat sembilan kemenangan beruntun di lapangan tanah liat, Zheng membanggakan catatan 3-0 dalam  final lapangan tanah liat, dan 17-3 dalam 20 pertandingan lapangan tanah liat terakhirnya.

Zheng adalah petenis putri Tiongkok kedua yang mencapai semifinal di Roma setelah Li Na, yang menjadi runner-up edisi 2012. Ia akan berusaha mencapai final WTA 1000 kedua dalam kariernya kala melawan unggulan keempat Coco Gauff.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.