Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BigVision Tawarkan Solusi Pengelolaan Sampah Berbasis AI

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 19:55 WIB | Oleh:
BigVision Tawarkan Solusi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Doc: Telkom
Ket. BigVision adalah platform monitoring berbasis CCTV dengan teknologi AI yang salah satu fungsinya dapat digunakan untuk memantau pengelolaan TPS secara real-time.

JAKARTA – Kota-kota metropolitan di Indonesia kerap menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah akibat tingginya kepadatan penduduk dan intensitas aktivitas ekonomi. Oleh karenanya diperlukan solusi dalam pengelolaan sampah perkotaan.

Selama ini tempat penampungan sementara (TPS) sebagai titik pengumpulan sampah seringkali mengalami kelebihan kapasitas dan kurang mendapatkan pemantauan yang optimal. Menjawab tantangan tersebut, BigVision dari BigBox AI, yang merupakan solusi Big Data & AI unggulan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), hadir sebagai inovasi untuk mendukung pengelolaan sampah kota yang lebih efektif.

BigVision adalah platform monitoring berbasis CCTV dengan teknologi AI yang salah satu fungsinya dapat digunakan untuk memantau pengelolaan TPS secara real-time. Teknologi ini mampu membantu dalam memantau kondisi TPS di berbagai wilayah lewat satu dashboard. Teknologi deteksi sampah dari BigVision dapat mencegah penumpukan sampah yang berdampak negatif terhadap lingkungan, sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kota secara keseluruhan.

 “Telkom terus berupaya menghadirkan berbagai solusi digital berbasis teknologi terkini seperti AI yang relevan dan dapat menjawab tantangan nyata di masyarakat. Melalui BigVision dari BigBox AI, Telkom turut berkontribusi dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan demi menciptakan masa depan kota yang lebih hijau dan sehat,” kata Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah melalui siaran pers pada hari Kamis (15/5).

Fitur Canggih BigVision untuk Kota Pintar

BigVision bekerja secara efisien dan dilengkapi berbagai fitur canggih untuk memberikan visualisasi kondisi TPS dalam bentuk dashboard yang mudah dipahami. Ketika TPS penuh, dashboard akan menampilkan lambang dengan ikon merah, sedangkan TPS yang masih dapat menampung sampah ditandai dengan ikon biru.

Fitur lainnya mencakup estimasi waktu sibuk, yang dapat membantu dalam memprediksi kapasitas TPS sehingga menghindari penumpukan sampah yang berlebih. Selain itu, notifikasi otomatis yang dikirim melalui messenger turut mempermudah koordinasi antar petugas di lapangan saat mengangkut sampah.

Lebih lanjut, platform ini juga menyediakan akses ke rekaman CCTV di TPS untuk memantau kondisi di lapangan. Dengan adanya fitur seperti analisis grafik, riwayat pemakaian TPS, dan deteksi kerusakan, BigVision menjadikan proses monitoring dan pengelolaan sampah berbasis AI lebih efisien dan optimal.

Selain meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, BigVision juga memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan. Dari sisi lingkungan, BigVision membantu menjaga kebersihan kota dengan lebih baik, mengurangi risiko pencemaran akibat sampah yang menumpuk, serta mendukung program lingkungan bersih yang berkelanjutan. Sedangkan dari aspek tata kelola, BigVision dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mengelola sampah kota dengan lebih efektif.

“Kami percaya bahwa teknologi berperan penting dalam pengelolaan kota yang berkelanjutan, termasuk menangani isu-isu kritis seperti pengelolaan sampah. Oleh karena itu, kami hadirkan BigVision dari BigBox AI untuk membantu kota-kota di Indonesia menjadi lebih pintar, berkelanjutan dan tentunya akan berdampak positif bagi kemajuan kota serta masyarakat di dalamnya,” ujar EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa.

Dengan penerapan BigVision, fokus penanganan sampah juga bisa dibarengi dengan upaya membangun kota yang lebih berkelanjutan di masa depan. Solusi BigVision menjadi langkah awal menuju kota pintar yang lebih bersih dan terintegrasi secara digital. Inisiatif ini tidak hanya mendukung agenda keberlanjutan global, lebih lanjut juga memberikan contoh bagi kota-kota lain di Indonesia untuk mengadopsi teknologi serupa dalam mengatasi permasalahan urban.

Pada dasarnya, BigVision dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak di banyak sektor. Terlebih berkat keandalan tiga fitur unggulannya, meliputi Face Recognition, Object Detection, dan Optical Character Recognition (OCR). Face Recognition dari BigVision menyediakan API FaceID untuk mendeteksi, mengenali, dan memprofil wajah baik dari gambar atau video dalam sistem keamanan.

Sementara Object Detection memungkinkan deteksi dan penghitungan objek secara real-time melalui kamera atau CCTV. Teknologi ini bermanfaat dalam pemantauan lingkungan, pengawasan lalu lintas, dan analisis perilaku konsumen di sektor ritel.

BigVision telah bersertifikat ISO 27001, menghadirkan analitik cerdas berbasis data yang aman dan efisien. BigVision dapat mendukung keputusan strategis, salah satunya dalam menyukseskan kota yang berkelanjutan seperti mendukung pengelolaan sampah atau tata kelola kota yang dapat berdampak positif terhadap lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.