Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Makassar Dampingi Dirjen PU Tinjau Proyek IPAL Losari, Ini Perkembangannya

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 08:03 WIB | Oleh:
Wali Kota Makassar Dampingi Dirjen PU Tinjau Proyek IPAL Losari, Ini Perkembangannya Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dewi Chomistriana mengunjungi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendampingi Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dewi Chomistriana mengunjungi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari untuk perluasan jaringan layanan.

"Kami bersama Dirjen Cipta Karya Kementerian PU meninjau IPAL Losari di Makassar. Ini tentu bagian dari program pusat dan pemerintah kota yang terus kami tingkatkan sesuai kebutuhan," ujar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berkomitmen terus memaksimalkan sumber daya potensi yang ada untuk penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan kota dalam meningkatkan layanan air baku serta sanitasi di Kota Makassar.

IPAL Losari telah diresmikan mantan Presiden Joko Widodo di Makassar pada 22 Februari 2024. Tujuannya agar sistem pengolahan air terpusat itu mampu meningkatkan kualitas air baku.

Dia menyatakan IPAL Losari dibangun dari tahun 2019-2023 dan diresmikan 2024. IPAL tersebut berkapasitas 16 ribu meter kubik per hari dengan panjang jaringan perpipaan air limbah sepanjang 96 kilometer dan bisa melayani 41 ribu kepala keluarga.

"IPAL ini hanya melayani 5 wilayah dari 15 kecamatan. Dengan semangat kolaboratif seperti hari ini, saya optimis cakupan layanan akan terus meluas dan tuntas," katanya.

Meski begitu Munafri mengungkapkan pentingnya adanya kepastian hukum yang jelas dalam pengelolaan fasilitas ini, terutama terkait dengan pengelolaan biaya operasional dan status pengelolaan antara PDAM dan pemerintah kota.

Ia berharap dengan adanya kepastian tersebut, pengelolaan IPAL Losari dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan di masa depan.

Sementara itu Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Dewi Chomistriana menyampaikan apresiasi atas dedikasi PDAM dan Pemkot Makassar. Pihaknya terus mendorong optimalisasi pemanfaatan IPAL Losari.

"Kami percaya dengan komitmen yang ada dari PDAM dan dukungan penuh dari Pemkot Makassar, IPAL Losari akan menjadi contoh pengelolaan sanitasi yang berhasil di Indonesia," tuturnya.

Saat ini IPAL Losari baru melayani 489 sambungan rumah dari target 14.000. Ia menegaskan pentingnya percepatan sambungan layanan agar investasi negara dapat memberi manfaat optimal bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.