Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker: Disabilitas Harus Punya Peluang yang Sama di Dunia Kerja

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menaker: Disabilitas Harus Punya Peluang yang Sama di Dunia Kerja Doc: Antara
Ket. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli ditemui usai penandatanganan komitmen bersama promosi penempatan tenaga kerja inklusif di Gedung Pusdiklat Krakatau Steel, Kota Cilegon, Rabu (14/5).

Cilegon, Banten - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong penguatan kesempatan atau peluang kerja yang setara bagi penyandang disabilitas di Provinsi Banten, melalui penandatanganan komitmen bersama promosi penempatan tenaga kerja inklusif.

Kegiatan yang digelar di Gedung Pusdiklat Krakatau Steel, Kota Cilegon, Rabu (14/5) tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Banten, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan 200 perusahaan dari berbagai kawasan industri di Banten, sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

"Ini adalah komitmen kami bahwa rekrutmen tenaga kerja harus inklusif, tidak boleh ada diskriminasi," ujar Yassierli.

Ia menyebutkan Provinsi Banten dipilih sebagai lokasi peluncuran karena tingginya jumlah penyandang disabilitas usia produktif, serta keberadaan kawasan industri strategis yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi.

Sebagai upaya konkret, Kementerian Ketenagakerjaan telah membentuk Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Khusus dan Disabilitas, yang akan mengoordinasikan pelaksanaan program pelatihan, sertifikasi dan penyaluran kerja.

"Selama ini kendalanya adalah pelatihan. Tidak bisa langsung disalurkan kerja, mereka harus dilatih dulu agar punya skill," ujar dia.

Untuk mendukung pelatihan vokasi, Baznas akan memfasilitasi pendanaan kegiatan pelatihan keterampilan bagi calon tenaga kerja disabilitas. Mereka yang lulus akan disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang telah berkomitmen.

Sesuai regulasi, perusahaan BUMN dan BUMD diwajibkan mempekerjakan paling sedikit dua persen tenaga kerja disabilitas dari total karyawan, sementara sektor swasta diwajibkan satu persen.

Melalui program ini, pemerintah berharap inklusivitas ketenagakerjaan di sektor industri dapat terwujud, serta mendorong keadilan sosial dan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara.

Gubernur Banten Andra Soni yang turut hadir dalam kegiatan ini menyambut baik kolaborasi yang mendorong inklusi ketenagakerjaan.

Ia mengatakan bahwa program ini dapat mendukung penurunan angka pengangguran di Banten secara berkelanjutan.

"Kita sama-sama tahu bahwa Provinsi Banten sebelumnya adalah peringkat pertama untuk pengangguran terbuka. Dan alhamdulillah sekarang sudah menjadi peringkat kedua. Tentu kita tidak berpuas diri di sana," ujar dia.

"Ada penurunan angka pengangguran, artinya ada upaya-upaya yang kita lakukan. Semoga upaya ini terus berkesinambungan, dan di ujungnya nanti adalah tingkat pengangguran semakin stabil," ujar Andra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.