Kinerja Moncer, Pefindo Naikkan Peringkat PMS jadi idA dengan Prospek Stabil
Rabu, 14 Mei 2025, 18:45 WIBJAKARTA- PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat PT Pratama Mitra Sejati (PMS) dari rating idA- menjadi idA dengan prospek stabil. Kenaikan rating itu mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga marjin laba yang stabil dan profil keuangan yang kuat. Periode rating untuk subsidiary dari PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) itu berlaku pada periode 22 April hingga 1 November 2025.
Presiden Direktur PMS, Quartantyo Wijanarko dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (14/5) mengatakan peningkatan rating itu, memang tidak lepas dari inovasi dan improvement yang dilakukan PMS dalam meningkatkan kinerjanya.Â
âSepanjang 2024, Perusahaan mampu meningkatkan pangsa pasar bisnis kendaraan secara signifikan di berbagai segmen, baik segmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun swasta nasionalâ jelas Quartantyo.Â
Kinerja operasional perusahaan terus tumbuh secara konsisten, termasuk dari sisi pendapatan dan laba bersih dengan tetap mempertahankan posisi keuangan yang kuat. Terbukti hingga akhir 2024, pendapatan PMS meningkat 19 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi 428,1 miliar rupiah, dibanding tahun sebelumnya sebesar 358,3 miliar rupiah.
Kenaikan pendapatan usaha kata Quartantyo ditopang oleh pertumbuhan bisnis jasa kendaraan dan bisnis sewa ruang kantor yang terus meningkat. Selain itu, per 31 Desember 2024, perusahaan telah memiliki armada sebanyak 3.554 unit kendaraan yang tersebar di seluruh Indonesia.Â
Sejurus dengan itu, realisasi laba bersih perseroan ikut tumbuh hingga akhir 2024. Tercatat laba Perseroan naik 17 persen secara yoy menjadi 84,2 miliar rupiah dibanding tahun lalu yang sebesar 72,1 miliar rupiah. Sedangkan, EBITDA mencapai 294,6 miliar rupiah atau naik 21 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 243,6 miliar rupiah.
Dukungan Pertamina Group
Perusahaan juga memperoleh dukungan yang semakin kuat dari Pertamina Group dan Induk Perusahaan Tugu Insurance, termasuk melalui penerapan sistem Liquidity Control Tower (LCT) dan Inter Company Funding (ICF). Ke depan, harapannya PMS bisa menjadi top 5 perusahaan jasa sewa kendaraan di Indonesia dan memberikan nilai optimal bagi seluruh stakeholders.
Diketahui, PMS sebagai bagian dari Tugu Insurance dan Pertamina Group, didirikan di Jakarta pada 15 Januari 1990 untuk memberikan pelayanan di bidang jasa sewa ruang kantor. Hingga saat ini, Perseroan memiliki lima buah gedung yang berlokasi strategis di Jakarta dan Surabaya.Â
Dengan tumbuhnya kebutuhan pasar akan penyewaan kendaraan, maka pada 26 November 1999, PMS mulai membangun bisnis usaha di bidang jasa transportasi yang sekarang dikenal dengan Tugu Rent. Saat ini, PMS telah menjadi kepercayaan untuk melayani berbagai perusahaan baik BUMN maupun swasta.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Pembiayaan Naik 11 Persen, Ini Strategi ACC Penuhi Target 2026
-
MTI Raih Penghargaan ICAII 2026 Berkat Inovasi Integrasi Bisnis
-
Pemkab Bandung Segera Miliki Perda Pornografi
-
Vance Sebut AS Cukup Kuat Hadapi Tantangan Global Termasuk Tiongkok
-
Astra Perkuat Tiga Bisnis Inti
-
Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa
-
LG Buka Pre-Order Dualcool AI Air, AC dengan Fitur AI dan Pengelolaan Energi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.