Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Kebudayaan Ingin Candi Borobudur sebagai Simbol Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 13:32 WIB | Oleh:
Menteri Kebudayaan Ingin Candi Borobudur sebagai Simbol Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama Doc: antara foto
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon dalam kegiatan Waisak 2025 di Candi Borobudur, mengatakan bahwa warisan dunia ini tidak hanya tempat wisata melainkan dapat menjadi simbol toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang ada di Indonesia.

“Borobudur sebagai warisan budaya kebanggaan bangsa Indonesia, ketika awal ditemukannya merupakan sebuah death monument, namun demikian seiring waktu, Borobudur memiliki wajah barunya sebagai living monument," kata Menbud, Fadli Zon melalui keterangan resminya, Selasa (13/5).

Sejalan dengan Waisak pada tahun ini yang mengangkat tema "Tingkatkan Pengendalian Diri Dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia".

Menbud berharap dengan tema tersebut dapat dijadikan bahan perenungan dan introspeksi dalam mewujudkan sebuah perdamaian dunia yang hakiki.

Untuk diketahui, tema besar pada Waisak nasional tahun ini, dipilih karena dianggap memiliki relevansi besar bagi kehidupan, yakni peperangan dan konflik yang terjadi akhir–akhir ini merupakan akar dari kebencian yang menjurus pada penderitaan semua makhluk.

Menurut dia, nilai-nilai agung yang terkandung dalam kemegahan candi Borobudur, dapat memberikan dampak positif bagi bangsa dan negara ini.

Dia juga melanjutkan bahwasanya lokasi tersebut juga tidak hanya untuk kawasan wisata dan situs bersejarah saja, akan tetapi juga dapat menjadi pusat ziarah internasional yang diakui dunia.

Menbud menegaskan jika Candi Borobudur tidak hanya menjadi tempat ziarah bagi umat Buddha saja, akan tetapi juga untuk seluruh umat manusia dengan nilai-nilai spiritual universalnya.

"Saya berkomitmen untuk terus mempromosikan Borobudur sebagai tempat yang membawa kedamaian, inspirasi, dan pencerahan bagi siapa pun yang mengunjunginya," tutur Menbud.

Dalam lokasi yang sama, Ketua Umum DPP WALUBI yang juga Ketua Panitia Waisak Nasional, Dra. S. Hartati Murdaya, menyambut baik keinginan Menbud terkait pemanfaatan Candi Borodur untuk dijadikan simbol toleransi.

Dia mengatakan bahwa WALUBI juga berkomitmen untuk terus melaksanakan aksi kemanusiaan, baik dalam bentuk bakti sosial maupun bantuan bagi korban bencana di Tanah Air.

"Dengan semangat kasih sayang dan kepedulian, kita dapat menjadi pelita bagi sesama dan menciptakan dunia yang lebih baik," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

52 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.