Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Saksi Pelemparan Bus Persik Kediri Dimintai Keterangan Polres Malang

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 17:55 WIB | Oleh:
 Empat Saksi Pelemparan Bus Persik Kediri Dimintai Keterangan Polres Malang Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Arsip Foto : Kaca sisi kiri bus yang ditumpangin pemain dan tim pelatih Persik Kediri pecah usai dilempar batu oleh orang tak dikenal.

MALANG - Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur telah mengumpulkan keterangan dari empat orang saksi guna mencari informasi soal identitas dalang di balik aksi pelemparan ke bus pemain Persik Kediri.

"Tim dari Satreskrim Polres Malang melakukan pemeriksaan saksi, totalnya ada empat orang telah dimintai keterangan," kata Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar di Malang, Senin.

Dua dari empat saksi yang telah menjalani pemeriksaan merupakan koordinator lapangan (korlap) suporter Aremania.

Keduanya ada pihaknya yang ditunjuk oleh manajemen untuk mendampingi rombongan pemain dan tim pelatih Persik Kediri di dalam bus.

"Dua korlap yang ditunjuk manajemen mendampingi di bus persik sudah dimintai keterangan. (Saksi lain) warga sekitar," ucapnya.

Bambang menyatakan jajaran dari Persik, baik itu pemain, pelatih, maupun manajemen masih belum dilakukan pemeriksaan. Sebab kondisi mereka masih kelelahan setelah menjalani pertandingan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Minggu (11/5).

"(Sopir bus) juga belum (dimintai keterangan),"

Saat ini, kepolisian telah mengumpulkan barang bukti berupa satu buah batu yang diduga dilemparkan oleh orang tak dikenal ke arah sisi kiri bus pemain Persik.

"Ada batu dan pecahan kaca bus. Kami masih mencari bukti tambahan," ucapnya.

Bambang menyatakan pihaknya berkomitmen mengusut kasus ini, hingga menangkap pelaku pelemparan tersebut.

"Tim (Satreskrim) yang lapangan melakukan investigasi untuk mencari saksi tambahan, sehingga nanti bisa mengerucut ke oknum yang melakukan pelemparan," kata dia.

Sebelumnya, peristiwa pelemparan terjadi tak lama setelah bus yang mengangkut pemain dan tim pelatih Persik Kediri keluar dari gerbang utama Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, kemarin.

Kejadian itu menyebabkan pelatih Persik Divaldo Alves menjadi salah satu korban. Dia mengalami luka ringan di bagian kepala.

Manajemen Arema FC turut menyayangkan adanya kejadian ini, sebab telah dinilai mencederai sportivitas yang selama ini telah dibangun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.