Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saba Budaya Badui Ramai Dikunjungi Wisatawan, Tradisi Lebak Banten Jadi Daya Tarik

📅 Senin, 12 Mei 2025, 07:12 WIB | Oleh:
Saba Budaya Badui Ramai Dikunjungi Wisatawan, Tradisi Lebak Banten Jadi Daya Tarik Doc: Antara Foto
Ket. Acara tahunan yang menampilkan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Badui ini menjadi magnet wisatawan lokal hingga mancanegara. Selain menyaksikan langsung kehidupan adat Badui Dalam dan Badui Luar, pengunjung juga disuguhkan berbagai pertunjukan seni,

Pengunjung dari berbagai daerah di tanah air memadati saba budaya Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, sehingga dapat menggulirkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

"Sudah dua hari terakhir pada Sabtu- Minggu wisatawan yang datang ke saba budaya Badui ke sini cukup padat," kata Sekretaris Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Medi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Minggu.

Wisatawan saba budaya Badui atau tamu yang silaturahim dengan mengunjungi masyarakat Badui di Desa Kanekes Kabupaten Lebak sangat senang.

Sebab , pengunjung saba budaya Badui dapat menyumbangkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

Masyarakat Badui memiliki aneka kerajinan tradisional mulai kain tenun, pakaian kampret, ikat kepala (lomar), batik Badui dan souvenir serta minuman madu.

Produk kerajinan masyarakat Badui dijual mulai dari Rp10 ribu hingga Rp1,5 juta, seperti kain tenun tradisional yang bahan bakunya dari sutra

"Kami berharap omzet penjualan aneka kerajinan masyarakat Badui itu meningkat dengan banyaknya pengunjung saba budaya Badui," kata Medi.

Menurut dia, pihaknya mencatat pengunjung saba budaya Badui sejak dua hari sekitar 2.500 orang dan diperkirakan berlangsung sampai Senin-Selasa, karena adanya liburan Waisak.

Masyarakat pemukiman adat menyambut kedatangan pengunjung saba budaya Badui, namun mereka harus mematuhi peraturan, di antaranya pengunjung saba budaya Badui tidak boleh membuang sampah sembarangan juga melakukan penebangan pohon serta dilarang berenang di Sungai Ciujung.

"Kami sudah menyebar peringatan melalui spanduk dan baliho di pintu masuk permukiman Badui agar pengunjung mematuhi aturan itu," katanya.

Agung (25), warga Jakarta mengatakan dirinya bersama keluarga mengunjungi saba budaya Badui untuk melihat alam yang asri, lestari dan hijau di kawasan hutan Badui.

"Kami merasa senang melihat potensi alam komunitas masyarakat Badui juga kehidupan mereka sederhana dan bersikap baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.