Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Tembakau Boleh Lega! Temanggung Punya Komite Baru yang Bikin Harapan Muncul

📅 Senin, 12 Mei 2025, 09:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Tembakau Boleh Lega! Temanggung Punya Komite Baru yang Bikin Harapan Muncul Doc: ANTARA/Anis Efizudin.
Ket. Seorang petani di Temanggung petik daun tembakau.

TEMANGGUNG - Tembakau sangat penting bagi Temanggung karena menjadi komoditas unggulan dan penyumbang PDRB terbesar di sektor pertanian. 

Tembakau memberikan pendapatan yang signifikan bagi petani dan menjadi tulang punggung ekonomi lokal, menyediakan mata pencaharian bagi ribuan orang. Selain itu, tembakau juga memiliki makna sosial dan budaya yang mendalam bagi masyarakat Temanggung. 

Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, membentuk Komite Pertembakauan guna menjaga eksistensi tembakau yang selama ini menjadi komoditas pertanian unggul di daerah itu.

Bupati Temanggung Agus Setyawan di Temanggung, Minggu (11/5) malam, menyampaikan mengingat nilai ekonomisnya yang cukup tinggi, tembakau diklaim memiliki pengaruh besar pada sendi perekonomian daerah, bahkan kalangan petani menjuluki sebagai “emas hijau”.

Ia mengungkapkan bahwa dibentuknya Komite Pertembakauan merupakan sebuah langkah strategis dalam upaya membentengi Temanggung sebagai “Kota Tembakau”.

“Jika menilik sejarah ke belakang, peran serta petani tembakau di Kabupaten Temanggung cukup besar. Dulu, mereka turut andil bergotong royong dalam rangka pembiayaan pembangunan Pendopo Pengayoman, Kantor Dinas Bupati, hingga Gedung DPRD Kabupaten Temanggung,” katanya.

Kendati demikian, seiring berjalan waktu, dirinya merasa prihatin atas kondisi para petani tembakau. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, hasil yang mereka peroleh dari sektor pertembakauan kurang begitu menggembirakan. Sehingga dibutuhkan sinergitas serta upaya dari berbagai pihak terkait, demi terjaganya eksistensi dari komoditas tersebut.

Sebagai wujud nyata upaya yang ditempuh, katanya, Komite Pertembakauan Temanggung dibentuk dengan melibatkan berbagai elemen perwakilan masyarakat. Mulai dari pelaku industri, petani, pedagang, buruh, perwakilan desa sentra penghasil tembakau, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Tim ini bentuk sebuah kebersamaan. Kepentingan tembakau bukan hanya untuk kalangan kecil saja, akan tetapi menyeluruh ke masyarakat. Meskipun berdasarkan data, terdapat 14 wilayah sentra pertembakauan dari 20 kecamatan yang ada di Temanggung,” katanya.

Tembakau, lanjutnya, memiliki multiplier effect yang tinggi sekaligus masih menjadi tulang punggung bagi perekonomian daerah, sehingga dirinya meminta tim tersebut terus konsisten serta tanggung jawab bersama.

Apalagi di tengah himpitan masalah regulasi terkait pertembakauan yang memicu turunnya daya beli masyarakat terhadap produk rokok. Dampaknya, kondisi pabrikan rokok golongan 1 masih belum stabil lantaran cukai rokok yang kian tinggi.

“Naiknya cukai rokok menurunkan daya beli masyarakat terhadap produk ini. Dampaknya, serapan bahan baku oleh pabrikan di tingkat petani juga menurun. Posisi tawar tembakau kita masih belum baik-baik saja,” ujarnya.

Padahal bahan baku tembakau hanya bisa diserap oleh pabrikan rokok. Oleh karenanya, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar visit industri guna mengkomunikasikan berbagai hal. Mulai dari kuota pembelian hingga seperti apa kualitas bahan baku tembakau yang dibutuhkan pabrikan.

Selain itu, tim komite juga diminta untuk terus mendampingi para petani agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Salah satunya adalah mengenai bagaimana pola tanam hingga perawatan tanaman tembakau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.