Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kakanwil DJKN Sulseltrabar: BMN di Sulsel Didominasi Aset Tanah

📅 Senin, 12 Mei 2025, 07:30 WIB | Oleh:
Kakanwil DJKN Sulseltrabar: BMN di Sulsel Didominasi Aset Tanah Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulseltrabar), Wibawa Pram Sihombing

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulseltrabar) Wibawa Pram Sihombing mengatakan komposisi barang milik negara (BMN) di Sulsel didominasi oleh aset tanah senilai Rp156,64 triliun.

"Setelah tanah, BMN berikutnya adalah bangunan senilai Rp17,74 triliun serta jalan irigasi dan jaringan senilai Rp30,95 triliun," kata Wibawa di Makassar, Minggu.

Dia mengatakan aset lainnya mencakup peralatan dan mesin, konstruksi dalam pengerjaan, aset tetap lainnya dan aset tak berwujud.

Sementara nilai BMN di wilayah Sulsel hingga Maret 2025 mencapai Rp222,15 triliun. Angka tersebut mencerminkan pemanfaatan aset negara yang strategis untuk mendukung operasional kementerian atau lembaga serta pelayanan kepada masyarakat, sekaligus sebagai salah satu sumber penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Lebih jauh dijelaskan BMN memiliki peran penting tidak hanya sebagai sarana operasional, tetapi juga pendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Khusus PNBP dari realisasi pengelolaan BMN di SulSel hingga Maret 2025 mencatat senilai Rp6,68 miliar atau 17,80 persen dari target tahunan sebesar Rp37,5 miliar.

Sumber PNBP terbesar berasal dari pendapatan atas pendayagunaan BMN dan kontribusi satuan kerja badan layanan umum (BLU).

Sementara di sektor pendidikan, nilai BMN mencapai Rp13,56 triliun yang asetnya tersebar di berbagai institusi, terutama pada perguruan tinggi negeri yang mencatatkan nilai aset sebesar Rp7,87 triliun lebih.

Selanjutnya disusul perguruan tinggi kedinasan sebesar Rp3,85 triliun lebih, Madrasah Aliyah Rp1,4 triliun lebih dan Madrasah Tsanawiyah Rp388,30 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.