Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fantastis! KAI Angkut 157 Juta Penumpang dalam 4 Bulan Saja

📅 Senin, 12 Mei 2025, 09:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fantastis! KAI Angkut 157 Juta Penumpang dalam 4 Bulan Saja Doc: ANTARA/HO-Humas KAI
Ket. KAI Group mencatat telah melayani 157 juta pengguna selama periode Januari hingga April 2025.

JAKARTA - Jumlah penumpang kereta api terus meningkat setiap tahunnya, menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat. 

Kereta api menawarkan alternatif perjalanan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pesawat atau mobil pribadi. 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Group mencatat telah melayani 157.161.247 pengguna transportasi kereta api selama periode Januari hingga April 2025.

"Sepanjang Januari hingga April 2025, KAI Group mencatat total 157.161.247 pelanggan, meningkat 9,01 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 144.173.430 pelanggan," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba di Jakarta, Minggu (11/5).

Dia menyebutkan jumlah tersebut terdiri atas KAI Induk sebanyak 17.709.671 pengguna, KAI Commuter 125.818.020 pengguna, KAI Bandara 1.745.766 pengguna, KAI Wisata 58.636 pengguna.

Selanjutnya, LRT Jabodebek 8.434.674 pengguna, Whoosh (KCIC) 1.852.555 pengguna, LRT Sumatera Selatan 1.462.303 pengguna, dan KA Makassar–Parepare 79.622 pengguna.

Anne menuturkan capaian itu bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan semakin luasnya kebermanfaatan transportasi berbasis rel bagi kehidupan masyarakat sehari-hari, mulai dari pekerja dengan Commuter Line, pelancong yang hobi berwisata, hingga pelaku usaha logistik yang bergantung pada konektivitas antarkota dan antarmoda.

“KAI hadir untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat dari berbagai latar belakang. Angka pertumbuhan ini menegaskan bahwa layanan kereta api makin dipercaya sebagai solusi transportasi yang aman, cepat, dan merata,” ujar Anne.

Lebih lanjut, dia mengatakan KAI Group secara keseluruhan mencatat pertumbuhan 9,01 persen, naik dari 144,1 juta pelanggan menjadi 157,1 juta pelanggan.

Anne menyampaikan angka itu menunjukkan tren positif yang merata di berbagai segmen layanan, sekaligus menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menyediakan transportasi yang inklusif dan andal.

Menurutnya, atas meningkatnya pergerakan pelanggan pada beragam layanan KAI Group, dampak positifnya tidak hanya dirasakan di jalur rel, tetapi juga di titik-titik yang disinggahi.

"Dari stasiun besar hingga pelosok daerah karena setiap perjalanan yang dilakukan membawa aktivitas, membuka ruang interaksi, dan mengalirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya," jelasnya.

Ia menambahkan KAI Group terus memperkuat perannya dalam menghubungkan masyarakat bukan hanya secara geografis, tetapi juga dalam membangun kehidupan yang lebih produktif dan berdaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Meta Luncurkan AI Wonder, K...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.