Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trent Alexander-Arnold Pilih Jalan Berbeda

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 02:50 WIB | Oleh:

Dari Liverpool, namanya terpilih menjadi bagian timnas Inggris, yang memiliki 33 cap dengan empat gol dan enam assist untuk The Three Lions. 

Dikecam penggemar

Kecintaan penggemar kepada seorang Trent Alexander-Arnold yang tak hanya bintang Liverpool, namun juga Scouce yang sukses, memunculkan dua ekspresi wajah yang bertolak belakang. 

Ada yang bisa merelakan selayaknya memang tak ada pemain yang lebih besar dari klub, dan ada juga yang sulit menerima kepergian Trent.

Sebagian besar yang kecewa adalah para Scouse, karena bagi mereka Trent adalah penerus Steven Gerrard yang lahir dan besar di Liverpool, dan tak pernah tergoda meninggalkan Anfield pada masa emasnya.

Gerrard mendapatkan semuanya di Liverpool kecuali gelar juara liga, yang dalam hal ini Trent lebih baik ketimbang kapten legendaris itu karena memenangkan dua trofi. 

Sebagai orang yang tumbuh dua menit dari tempat latihan lama Liverpool di Melwood, Trent menjelma sebagai simbol dari Liverpool. 

Bersama Trent yang sejak musim lalu mengenakan ban wakil kapten, para penggemar percaya era The Reds dipimpin seorang Scouse akan terjadi lagi.

Namun, semua impian itu runtuh ketika Trent mengumumkan salam perpisahan.

Kemarahan lainnya juga bersumber dari langkah Trent membiarkan klub yang membesarkannya ini tak mendapatkan "harga yang pantas", setelah dia pergi dalam status bebas transfer.

Dalam wawancara dengan LFC TV, Trent mengakui ada kemungkinan untuk bertahan di Liverpool, tetapi bek kanan itu mengaku  butuh tantangan baru dalam kariernya.

Direktur olahraga baru Liverpool Richard Hughes, yang ditunjuk musim panas lalu, bahkan menghubungi perwakilan Trent tentang kontrak baru sebelum memulai musim ini.

Hughes memberikan tawaran kepada Alexander-Arnold yang membuatnya menjadi bek sayap dengan bayaran termahal, tidak hanya di Liga Primer, tetapi juga di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.