Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap, Kabupaten Penajam segera swasembada pangan

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 21:00 WIB | Oleh:
Mantap, Kabupaten Penajam segera swasembada pangan Doc: ANTARA/HO-Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Ket. Mentan Andi Amran Sulaiman (kanan) berbincang dengan pejabat daerah saat kunjungan di kawasan pertanian, Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (9/5)

Penajam Paser Utara -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, memiliki potensi untuk swasembada pangan.

"Kalimantan Timur, khususnya Penajam Paser Utara memilik potensi untuk swasembada pangan," ujar Mentan Andi Amran Sulaiman saat kunjungan di kawasan pertanian, Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Jumat.

Dengan luas lahan pertanian yang dimiliki serta faktor pendukung lainnya, lanjut dia, optimistis dalam enam bulan ke depan Kabupaten Penajam Paser Utara swasembada pangan.

Mewujudkan swasembada pangan perlu ada dukungan alat pertanian modern dan petani yang mampu memiliki kemauan dan kompetensi dalam menerapkan pola pertanian modern.

Mentan Andi Amran Sulaiman juga menyalurkan bantuan senilai Rp149 miliar kepada para petani Kabupaten Penajam Paser Utara, yang difokuskan mendukung optimalisasi lahan pertanian dan peningkatan produksi padi.

Lahan pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 5.898 hektare dengan total produksi gabah mencapai 4.429 ton, jelas Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, dan potensi itu harus dimaksimalkan dengan infrastruktur pertanian yang memadai.

"Salah satunya pembangunan infrastruktur pengairan seperti Bendung Gerak Telake, yang sempat masuk proyek strategis nasional (PSN), tapi dibatalkan," ungkapnya.

"Bibit unggul juga sangat dibutuhkan sebagai bagian dari strategi tingkatkan hasil pertanian,” jelas Mudyat Noor lagi,

Kegiatan modernisasi pertanian yang bakal direalisasikan di Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai penggerak roda sektor pertanian di kabupaten yang dikenal Benuo Taka itu.

Secara keseluruhan Provinsi Kalimantan Timur memiliki potensi besar dengan sekitar 46.660 hektare lahan yang bisa dimanfaatkan, kata Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, bahkan target 100 ribu hektare untuk lumbung pangan dinilai realistis.

Perluasan tanam dan peningkatan indeks pertanaman padi untuk swasembada pangan sebagai pilar ketahanan pangan nasional," demikian Gubernur Rudy Mas'ud.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.