Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Ketinggalan! Pemkot Surabaya Gelar Karnaval Budaya Munas APEKSI 2025

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 00:15 WIB | Oleh:
Jangan Ketinggalan! Pemkot Surabaya Gelar Karnaval Budaya Munas APEKSI 2025 Doc: Istimewa
Ket. Pemkot Surabaya mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyaksikan kekayaan budaya dari berbagai penjuru Indonesia yang akan ditampilkan dalam karnaval ini

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) akan menggelar karnaval budaya pada Jumat (9/5/) malam. Acara ini, merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII APEKSI yang tengah berlangsung di Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah menyampaikan bahwa karnaval budaya Munas APEKSI kali ini mengusung tema "Light Culture Paradise". Para Wali Kota anggota APEKSI beserta pasangannya dijadwalkan akan menampilkan pakaian khas daerah dan kebudayaan dari kota masing-masing, melintasi rute dari Jalan Tunjungan menuju Balai Pemuda.

“Pawai atau karnaval budaya dalam rangkaian Munas APEKSI ini akan dimulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB besok malam, Jumat, dengan rute yang telah ditentukan. Masyarakat dapat menyaksikan langsung para Wali Kota dan pasangannya dalam balutan busana khas daerah mereka," ujar Hidayat Syah, Kamis (8/5).

Lebih lanjut, Hidayat Syah mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyaksikan kekayaan budaya dari berbagai penjuru Indonesia yang akan ditampilkan dalam karnaval ini. “Ayo datang dan saksikan pawai budaya yang menjadi bagian dari Munas APEKSI ke-VII di Kota Surabaya,”ajaknya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, sehubungan dengan pelaksanaan karnaval budaya sebagai rangkaian acara Munas APEKSI di Surabaya, pihaknya akan memberlakukan pengaturan arus lalu lintas pada Kamis (8/5) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Adapun pengalihan arus lalu lintas yang akan diterapkan, antara lain arus lalu lintas dari Jalan Basuki Rahmat yang menuju Jalan Gubernur Suryo akan dialihkan ke Jalan Embong Malang, untuk lalu lintas dari Jalan Pemuda yang melewati Jalan Yos Sudarso akan diarahkan untuk menggunakan lajur kanan.

Lebih lanjut, Trio menyampaikan bahwa warga yang melintas di Jalan Pemuda dari arah Jalan Panglima Sudirman akan diarahkan untuk menggunakan lajur kiri. Kemudian, lalu lintas dari Jalan Gemblongan yang menuju Jalan Gubernur Suryo melalui Jalan Tunjungan akan dialihkan menuju Jalan Genteng Kali.

“Kemudian lalu lintas dari Jalan Genteng Kali yang menuju Siola akan dialihkan menuju Jalan Undaan,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau, kepada masyarakat dan pengunjung yang ingin menyaksikan Karnaval Budaya agar memarkirkan kendaraannya di titik-titik parkir resmi yang telah disediakan. Untuk kendaraan roda dua bisa memarkir kendaraannya di Gedung Siola, Eks Pasar Tunjungan (Seiko), Jalan Embong Malang Sisi Utara, Taman Apsari dan Jalan Kenari. 

Selanjutnya, Trio menambahkan, untuk kendaraan roda empat bisa parkir di Jalan Embong Malang sisi utara, Jalan Simpang Dukuh, Jalan Ketabang Kali sisi timur, Jalan Ketabang kali sisi barat dan Jalan Kenari. 

“Dengan informasi ini diharapkan masyarakat bisa menonton gelaran karnaval budaya dengan nyaman,” pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Dinkes Waspada Penularan Su...
Daerah
PT Pertamina Bersama DPRD B...
Nasional
Mengembalikan Illicit Enric...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.