Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Titik Rawan Jalur Konvoi Bobotoh yang Dipetakan Pemkot Bandung

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Ini Titik Rawan Jalur Konvoi Bobotoh yang Dipetakan Pemkot Bandung Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Arsip- Ribuan Bobotoh memadati Flyover Mochtar Kusumaatmadja atau Pasupati Kota Bandung untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga 1 musim 2024/2025 di Kota Bandung, Jawa Barat.

KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, memetakan sejumlah titik rawan yang berpotensi menjadi jalur konvoi Bobotoh usai laga Persib Bandung melawan Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat malam.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Rasdian Setiadi menyebut beberapa ruas jalan yang kerap menjadi lokasi penumpukan massa yakni Jembatan Layang Pasupati, Kawasan Dago Cikapayang, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Merdeka, hingga Kawasan Asia Afrika, dan Alun-Alun Kota Bandung.

“Jalur itu yang kemarin banyak terjadi penumpukan dan konvoi. Ini perlu kita antisipasi serius,” kata Rasdian di Bandung, Jumat.

Untuk menjaga ketertiban, kata dia, petugas dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) akan disiagakan di titik-titik yang diprediksi padat untuk mengatur arus massa agar tetap bergerak dan tidak menyebabkan kemacetan atau gangguan ketertiban umum.

“Kami juga mengimbau agar massa tidak terlalu lama berhenti di satu titik. Pergerakan harus terus dijaga,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta Bobotoh untuk tetap menjaga ketertiban dalam merayakan kemenangan Persib Bandung.

“Euforia boleh, pawai silakan, tapi hati-hati. Tetap jaga ketertiban, jaga keamanan, dan jangan sampai bikin orang deg-degan,” kata Wali Kota Muhammad Farhan.

Ia mengingatkan bahwa ekspresi kegembiraan perlu dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan jangan sampai semangat perayaan justru berubah menjadi tindakan yang merugikan masyarakat luas.

“Jangan biarkan kebahagiaan berubah menjadi euforia yang berlebihan. Kita harus menunjukkan bahwa sebagai pencinta sepak bola, kita bisa mengekspresikan kegembiraan dengan cara yang bisa diterima semua pihak,” kata Muhammad Farhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Menteri ESDM Bahlil Terpant...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.