Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Dibuka Menguat 0,32 Persen, Bagaimana Peluang Hari Ini?

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 10:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Dibuka Menguat 0,32 Persen, Bagaimana Peluang Hari Ini? Doc: Antara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (9/5), dibuka menguat 21,70 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.849,45. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,05 poin atau 0,40 persen ke posisi 766,81.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak mendatar di tengah pelaku pasar mencermati rencana pertemuan antara perwakilan Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok.

“IHSG berpeluang sideways (mendatar) pada hari ini,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan pembaruan mengenai pembicaraan perdagangan antara AS dengan Tiongkok yang akan datang. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan mitranya dari Tiongkok akan bertemu di Swiss pada pekan ini untuk membahas masalah mengenai perdagangan dan ekonomi.

Sebelumnya, bank sentral AS The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25- 4,5 persen, atau sesuai dengan ekspektasi pasar.

Ketua The Fed Jerome Powell memperingatkan, apabila kenaikan tarif signifikan yang telah diumumkan tetap dilakukan pada level saat ini, dapat menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan inflasi jangka panjang.

Dari dalam negeri, cadangan devisa Indonesia periode April 2025 mengalami penurunan tajam menjadi sebesar 152,5 miliar dolar AS, atau menurun tajam sebesar 4,6 miliar dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.

IHSG akan menghadapi libur panjang selama empat hari yakni Sabtu dan Minggu hingga awal pekan depan, 12 Mei 2025 (Hari Raya Waisak 2569 BE) dan 13 Mei 2025 (Cuti Bersama Hari Raya Waisak 2569 BE), yang berpeluang membuat pasar keuangan di Indonesia mengalami koreksi.

Dari Eropa, tensi dagang masih tinggi, European Union (EU) mempersiapkan untuk mengajukan gugatan ke World Trade Organization (WTO) khususnya untuk beberapa produk seperti otomotif dan komponen-nya yang diekspor ke US.

Di sisi lain, kebijakan moneter relatif longgar, setelah Bank of England (BoE) memangkas suku bunga 25 bps ke level 4,25 persen.

Dari kawasan Asia, kebijakan moneter relatif lebih longgar, setelah China menurunkan 7 days reverse repo rate (7DRRR) sebesar 10 bps ke 1,4 persen.

Di sisi lain, tensi geopolitik masih tinggi, setelah ketegangan antara India dan Pakistan meningkat setelah adanya serangan dari dua negara tersebut.

Sementara itu, bursa saham AS Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (8/5), setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kerangka kesepakatan dagang dengan Inggris, yang menjadi perjanjian besar pertama sejak AS menerapkan tarif pre-emptive terhadap sebagian besar negara awal tahun ini.

Indeks Dow Jones (DJIA) naik 0,62 persen, indeks S&P 500 menguat 0,58 persen dan indeks Nasdaq Composite naik 1,07 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.