Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Pertukangan bagi Kaum Disabilitas

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Pelatihan Pertukangan bagi Kaum Disabilitas Doc: Antara

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur membuka akses kerja bagi kaum disabilitas melalui pelatihan pertukangan, sebagai komitmen pemerintah daerah setempat menciptakan lingkungan inklusif.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi Kamis mengatakan, pelatihan pertukangan ini dirancang khusus untuk disabilitas dungu dan daksa.

"Kami berharap program ini bukan sekadar perkara pelatihannya, namun menjadi tonggak bagi semua untuk berkomitmen terus membuka diri sebagai ruang yang setara bagi semua, tanpa terkecuali," ujarnya.



Menurut Ipuk, pelatihan ini merupakan bagian dari program Gender Equality and Social Inclusion in Infrastructure (GESIT) yang didukung oleh Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), dan diinisiasi oleh Persatuan Penyandang Disabilitas (PPDI) Banyuwangi.

"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh program seperti ini karena membuka peluang nyata bagi penyandang disabilitas untuk bekerja, sertifikasi kompetensi yang mereka peroleh akan menjadi modal penting untuk bersaing secara profesional," kata Ipuk.

Ipuk juga mengatakan, pelatihan bagi disabilitas itu bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga membentuk paradigma baru bahwa pekerjaan konstruksi tidak lagi menjadi ranah eksklusif bagi kelompok non-disabilitas.



"Ini merupakan wujud nyata inklusifitas, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pekerjaan. Di Banyuwangi kami juga sudah memulainya sejak di level pendidikan," ujarnya.

Lewat program Agage Pintar (Ayo Cepat Pintar), katanya, semua jenjang pendidikan di Banyuwangi bisa menerima penyandang disabilitas di lingkungan sekitarnya.

"Kami juga terus mendorong dunia usaha di Banyuwangi untuk menerima karyawan penyandang disabilitas, dan kami juga membuka jalur khusus penyandang disabilitas dalam formasi CPNS. Ini semata-mata untuk memberikan hak kesetaraan, agar para disabilitas bisa mendapatkan hak-haknya dengan baik," tutur Ipuk.
Sementara itu, Ketua pelaksana kegiatan dari PPDI Banyuwangi Umar Asmoro mengatakan, program pelatihan ini memberikan pelatihan pertukangan, perpipaan, dan sanitasi.

"Materi yang disampaikan dalam pelatihan tukang bangunan ini meliputi pelaksanaan pemasangan bata dan kusen, pekerjaan plester dan acian, pekerjaan plumbing serta pengecatan, yang disesuaikan tingkat disabilitas para peserta," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.