Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pastikan Keselamatan Warga, DLH OKU Timur Investigasi Semburan Gas di Desa Mengulak

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 19:24 WIB | Oleh:
Pastikan Keselamatan Warga, DLH OKU Timur Investigasi Semburan Gas di Desa Mengulak Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. Tim DLH melakukan intervensi temuan semburan gas di lahan pertanian di Desa Mengulak, Kamis.

MARTAPURA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), melakukan investigasi semburan gas di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, untuk memastikan tidak mengancam keselamatan warga.

"Kami mendapat laporan adanya semburan gas disertai api dari sumur bor di area persawahan milik salah satu warga di Desa Mengulak," kata Kepala DLH OKU Timur, Feri Hadiansyah di Martapura, Sumsel, Kamis.

Dia mengatakan semburan gas tersebut tidak hanya mengeluarkan api, namun juga menyemburkan lumpur dan air dari mulut sumur bor.

Mendapat laporan dari warga, pihaknya bergerak cepat dengan menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan investigasi guna mengetahui jenis gas yang menyembur dari mulut sumur bor tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi diketahui bahwa gas yang keluar adalah gas metana yang merupakan jenis gas yang mudah terbakar, namun tidak berbahaya, karena jauh dari permukiman warga.

Ia mengatakan jenis gas ini juga tidak beracun sehingga tidak berbahaya bagi manusia maupun lingkungan sekitar karena dalam kadar rendah.

"Kami melakukan uji pembakaran langsung untuk memastikan kandungan gas metana tidak menimbulkan ancaman terhadap keselamatan warga dan lingkungan sekitar," tegasnya.

Berdasarkan hasil investigasi, kata dia, disimpulkan bahwa temuan semburan gas dari sumur bor tersebut tidak berdampak pada lingkungan di sekitar area pertanian warga tersebut.

"Semburan gas ini tidak merusak lingkungan, terutama pada tanaman padi yang ditanam masyarakat di wilayah setempat," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.