Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Gejala Asma pada Anak, Inilah Kiat yang Dibagikan Dokter

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 00:14 WIB | Oleh:
Kurangi Gejala Asma pada Anak, Inilah Kiat yang Dibagikan Dokter Doc: ANTARA/Prasetyo Utomo
Ket. Seorang petugas kesehatan memberikan perawatan kepada seorang anak penderita Asma saat pengobatan gratis dan bhakti sosial oleh Yayasan Penyantun Anak Asma Indonesia (YAPNAS) di Kelurahan Marunda, Jakarta, Minggu (17/5).

JAKARTA - Pemicu asma menurut konsultan respirator anak FKUI RSCM dr. Wahyuni Indrawati, Sp.A(K) sangat beragam yakni polutan domestik berupa asap rokok, debu, asap dari dapur, binatang berbulu hingga sarang tungau debu di kamar anak atau rumah.

dr. Wahyuni Indrawati membagikan kiat agar orang tua mengevaluasi kondisi anak dengan penyakit asma untuk mengurangi gejala yang muncul.

“Kalau anak mengalami asma dengan gejala masih sering muncul tentu yang harus kita tanyakan adalah apakah sudah lakukan penghindaran pencetus, penghindaran ini tidak mudah karena kita perlu identifikasi sebagai pemicu,” ujar Wahyuni dalam webinar di Jakarta, Rabu (7/5).

Selain itu, kata dia, memastikan anak menghindari alergen seperti cokelat, makanan dingin atau makanan berpengawet yang mengandung MSG menjadi hal yang patut dilakukan untuk menghindari gejala asma yang berulang.

Bila diketahui orang tua telah melakukan langkah mitigasi sebagaimana disarankan dokter, maka dokter dapat melakukan pengendalian serta identifikasi lanjutan untuk mengetahui alergi lain yang bisa saja dialami pasien seiring dengan alergi penyebab asma.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa anak dapat terkena asma karena ada keturunan secara genetik berupa penyakit alergi seperti alergi debu, alergi makanan dan lainnya, sehingga hal ini tak bisa dihilangkan atau disembuhkan namun dapat dikendalikan gejalanya.

“Pasien dengan asma bahwa seseorang itu bisa menderita asma arena memiliki bakat secara genetik atau keturunan dan memang sudah ada warisan dari orang tua bahwa dia lebih sensitif tentu bakat ini tak bisa dihilangkan karena ini ada di dalam gen,” katanya.

Meski penyakit asma hadir dalam tubuh seseorang karena genetik, namun dokter Wahyuni mengatakan bahwa secara medis dapat dilakukan upaya untuk mengendalikan gejala sehingga anak-anak dapat beraktivitas dan bertumbuh layaknya anak yang tidak menderita asma.

Salah satu hal yang juga perlu dilakukan dari sisi asupan makanan yakni anak-anak dengan asma sebaiknya menerapkan pola hidup sehat dan menghindarkan dari pemicu agar gejala seperti batuk, sesak napas bagi penderita asma berat tidak terjadi berulang, termasuk pada saat anak tidur di malam hari. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.