Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyuwangi Festival 2025 Fokus Tarik Kunjungan Wisatawan

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 22:39 WIB | Oleh:
Banyuwangi Festival 2025 Fokus Tarik Kunjungan Wisatawan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
Ket. Gelaran Banyuwangi Ethno Carnival tahun lalu.

BANYUWANGI - Gelaran agenda Banyuwangi Festival (B-Fest) tahun 2025, fokus pada acara yang dapat menarik kunjungan wisatawan, salah satunya Karnaval Etnik Banyuwangi atau Banyuwangi Ethno Carnival.

"Tahun ini B-Fest ada 42 agenda, dan kami fokuskan pada acara yang dapat menarik kunjungan wisatawan, sedangkan fungsi B-Fest yang lainnya akan dikonsolidasikan dalam bentuk yang lain," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/5).

Menurutnya, agenda Karnaval Etnik Banyuwangi dijadwalkan digelar pada 12 Juli 2025, dengan mengangkat salah satu tradisi masyarakat Osing dengan judul "Ngelukat".

Bupati Ipuk mengungkapkan bahwa Banyuwangi Festival (B-Fest) kali ini tetap diselenggarakan di tengah efisiensi anggaran guna menjaga kunjungan wisatawan ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

"Pariwisata ini kan multiplier effect-nya yang diharapkan, pengunjung yang datang akan berdampak pada perputaran ekonomi daerah," ujarnya.

Selama ini, lanjut Ipuk, B-Fest memiliki sejumlah tujuan, tak hanya sebagai pemantik pariwisata, namun juga berfungsi untuk konsolidasi daerah.

Oleh karena itu, katanya, beragam festival yang diselenggarakan, namun tahun ini akan difokuskan pada penguatan sektor pariwisata.

"Banyuwangi Etno Carnival (BEC) yang selama ini masuk dalam kalender even nasional, menjadi salah satu agenda yang dipertahankan, dengan mengusung tema "Ngelukat", BEC akan kembali menggebrak dengan parade busana etnik kontemporernya," kata Ipuk.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Taufik Rohman menyebut ada ratusan peserta akan mengenakan kostum bertemakan "Ngelukat" dalam sebuah busana kontemporer.

Mereka akan berjalan sejauh satu kilometer di atas jalanan kota sebagai catwalk-nya.

"Banyak yang mendaftar, audisi kami bagi jadi empat zona untuk memudahkan, setelahnya mereka akan mengikuti workshop," kata Taufik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.