Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Nocturne' Chopin Jadi 'Soundtrack' Film 'Mungkin Kita Perlu Waktu'

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 22:32 WIB | Oleh:
'Nocturne' Chopin Jadi 'Soundtrack' Film 'Mungkin Kita Perlu Waktu' Doc: ANTARA/Abdu Faisal
Ket. Sutradara Teddy Soeriaatmadja (kedua kanan) berfoto dengan produser serta pemeran film "Mungkin Kita Perlu Waktu" saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (6/5).

JAKARTA - Film "Mungkin Kita Perlu Waktu" menghadirkan perpaduan unik antara lagu pop modern “Waking Up Together with You” dari Ardhito Pramono dengan karya maestro musik klasik Frédéric Chopin, "Nocturne op.9 No.2" bersanding harmonis dalam jalur suara ("soundtrack")-nya.

Sutradara Teddy Soeriaatmadja mengungkapkan bahwa inspirasi musik klasik, khususnya buatan Chopin, telah hadir sejak awal penulisan naskah.

"Saya memiliki daftar putar lagu sendiri yang saya dengarkan berulang kali saat saya menulis, terutama musik klasik Chopin itu pasti saya ulang-ulang terus," katanya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (6/5).

"Nocturne" Chopin menjadi salah satu teman setianya selama proses kreatif. Kendati demikian, Teddy sempat kesulitan menentukan penempatan musik dalam film. Ia merasa kuatnya akting Sha Ine Febriyanti dan Lukman Sardi yang terlihat saat pratinjau suntingan awal atau "offline cut" sudah mampu membangun emosi adegan mereka tanpa bantuan musik.

Khawatir musik yang kurang tepat justru akan mengganggu, Teddy memberikan kebebasan penuh kepada Music Director Ricky Leonardi untuk menciptakan "scoring" yang pas hanya dengan bermodalkan "materi pratinjau suntingan awal" tanpa musik.

Tapi, menurut Teddy, ia memang berpesan agar lagu Chopin tetap dipakai dalam pendekatan "scoring"-nya Ricky. "Terserah kamu mau scoring bagaimana, nanti 'give it back to me'. Yang pasti, pakai lagu 'Chopin' ini ya," kata Teddy.

Pendekatan Ricky Leonardy yang hampir seratus persen mandiri selama berpekan-pekan itu membuka jalan bagi lagu Ardhito Pramono???????"Waking Up Together with You", serta lagu “Tak Terima” dari Sheila Dara Aisha dan Donne Maulana untuk bersanding dengan karya komponis klasik ternama Chopin dalam film "Mungkin Kita Perlu Waktu".

"Dia (pendekatan 'scoring'-nya) tidak berusaha untuk memanipulasi rasa penonton, tapi bener-bener ada untuk 'support the scene'. Terus dari itu, saya melihat film yang beda tapi ya iya, 'this is right'," komentar Teddy.

"Jadi, kalau misalnya, mengenai penempatan musiknya, I have to keep a hundred percent credit untuk yang namanya Ricky Leonardi," kata Teddy menandaskan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.