Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Truk NPS Satgas Pamtas Yonif 509/BY di Tol Surabaya-Gempol

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 17:09 WIB | Oleh:
Kebakaran Truk NPS Satgas Pamtas Yonif 509/BY di Tol Surabaya-Gempol Doc: Puspen TNI
Ket. Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan rasa belasungkawa Pimpinan TNI atas meninggalnya seorang prajurit terbaik TNI AD akibat insiden tersebut

Telah terjadi insiden terbakarnya satu unit truk NPS milik Yonif 509/BY yang mengangkut perlengkapan prajurit dan munisi saat melaksanakan Pergeseran Pasukan (Serpas) dari Dermaga Ujung Surabaya menuju homebase di Jember, Jawa Timur, pada Senin malam (5/5/2025).

Kejadian berlangsung sekitar pukul 21.40 WIB di Jalan Tol Gempol–Pandaan Km 774-200, ketika truk NPS bernomor 8016-01 yang dikemudikan oleh Koptu Devi menepi setelah terlihat adanya percikan api dari bagian atas truk, api tersebut semakin membesar dan menyebabkan truk yang berisi perlengkapan dan munisi tersebut terbakar.

Dua prajurit yang berada di dalam truk NPS 8020-01 yang tepat berada di belakang truk yang terbakar berupaya menyelamatkan diri dengan melompat keluar tembok pembatas jalan tol guna menghindari terjadinya ledakan yang lebih besar, yang ternyata jurang, sehingga berakibat Serka Untung Avisilia meninggal dunia, sedangkan Serma Yohanes Leonardus Dhino Adi Setiawan mengalami cidera serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Pusdik Shabara. Insiden ini juga mengakibatkan kerugian materiil berupa 1 unit truk NPS yang terbakar, serta sejumlah munisi yang turut musnah.

Kapuspen TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan rasa belasungkawa Pimpinan TNI atas meninggalnya seorang prajurit terbaik TNI AD akibat insiden tersebut. “Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Serka Untung Avisilia, Baton/Ban/A Yonif 509/BY. Pimpinan TNI telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab insiden ini, serta memastikan bahwa seluruh hak dan santunan bagi korban serta keluarga akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang,” tegas Kapuspen TNI.

Saat ini, TNI bersama pihak Kepolisian tengah melakukan investigasi secara mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kejadian serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna pengamanan lokasi dan langkah-langkah pencegahan lanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.