Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI: Rencana IPO PAM Jaya Masih Dikaji

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 13:57 WIB | Oleh:
Gubernur DKI: Rencana IPO PAM Jaya Masih Dikaji Doc: Reza Pratama Putra

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengkaji kembali rencana penawaran umum perdana saham (IPO) Perumda PAM Jaya.

Ia menegaskan, masalah air harus dikelola dengan baik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Jakarta. Karena itu, Pramono tak ingin tergesa-gesa dalam memutuskan untuk melakukan IPO.

"Sekarang ini kita lagi kaji yang mendalam. Karena apapun, air ini kan berbeda. Air kan apapun harus bener-bener untuk kebutuhan masyarakat dan kita enggak mau sampai salah dalam persoalan itu," ujarGubernur Pramono di Restoran Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/5).

Menurut perhitungan awal, jika dilakukan IPO dengan melepas 20 persen saham, PAM Jaya berpotensi menghasilkan dana segar sekitar Rp6-8 triliun. Namun, Pramono menekankan, keputusan untuk melakukan IPO ataupun strategic partnership (kemitraan strategis) akan diambil dengan sangat hati-hati.

Kedua mekanisme tersebut menurutnya juga telah diperhitungkan dengan rinci.

"Kemungkinan kalau di-IPO-kan akan dapat dana fresh kalau melepas 20 persen ya. Nanti mungkin sekitar Rp6-8 triliun," kata dia.

Gubernur Pramono mengatakan, PAM Jaya saat ini baru mampu memberikan layanan air bersih sebesar 70 persen untuk masyarakat Jakarta. Karena itu, Pemprov menargetkan PAM Jaya agar bisa meningkatkan cakupan layanan air bersihnya hingga 100 persen pada 2029.

"Jadi untuk PAM Jaya per saat ini mereka baru bisa memenuhi air bersih 70 persen. Mereka kita targetkan di akhir 2029 bisa 100 persen," papar dia.

Dengan peningkatan cakupan layanan, maka jumlah pelanggan PAM Jaya akan mengalami kenaikan. Sehingga hal ini berpotensi untuk menambah permodalan dan memperluas bisnis, baik melalui IPO maupun strategic partnership.

"Dalam memutuskan apakah IPO atau strategic partner, kita putuskan dengan hati-hati," pungkas Gubernur DKI Jakarta. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.