Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenpar Menginisiasi Aksi Gerakan Wisata Bersih di Danau Toba

📅 Senin, 05 Mei 2025, 21:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenpar Menginisiasi Aksi Gerakan Wisata Bersih di Danau Toba Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, melaksanakan “Gerakan Wisata Bersih (GWB)” di kawasan Danau Toba, Senin (5/5).

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menghadirkan gerakan gotong-royong melalui aksi “Gerakan Wisata Bersih (GWB)” di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, guna menyajikan destinasi yang bersih dan lestari menuju pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, dalam keterangan resminya pada Senin(05/5), mengatakan bahwa Gerakan Wisata Bersih menjadi salah satu aksi bersama untuk mengatasi persoalan kebersihan di destinasi wisata.

“Ini adalah program prioritas dari Kemenpar untuk destinasi-destinasi wisata. sebagai upaya kita dalam mendorong gerakan bersama untuk menjaga kebersihan setiap destinasi wisata," kata Wakil Menteri Ni Luh Puspa.

Gerakan ini terfokus pada dua titik seperti kawasan Amphiteater Waterfront City Pangururan pada 4 Mei 2025 yang melibatkan kurang lebih 340 peserta dan kawasan Pantai Bebas Parapat pada 5 Mei 2025 yang diikuti sekitar 500 peserta.

Menurut dia, kebersihan dan kenyamanan menjadi hal yang utama dalam kawasan wisata. Tidak hanya itu saja, kebersihan dan kenyamanan juga menjadi indeks kinerja pariwisata atau travel tourism development index (TTDI).

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa Indonesia berhasil mengubah peringkat menjadi posisi ke-22 yang sebelumnya berada pada posisi 32, sehingga, kegiatan bersih-bersih kawasan Danau Toba ini dapat memberikan dampak nyata dan jangka panjang terhadap citra dan lingkungan pariwisata Indonesia.

"Mudah-mudahan setelah proses aktivasi ini masyarakat lebih sadar tentang wisata, lebih sadar tentang gerakan wisata bersih ini dan ke depan, gotong-royong ini bisa terus berjalan,” kata Ni Luh Puspa.

Gerakan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Samosir dan PT Astra International Tbk yang turut berperan aktif dalam membangun iklim pariwisata berkelanjutan.

Tidak hanya itu saja, dukungan juga dihadirkan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar juga turut mendukung pelaksanaan Gerakan Wisata Bersih di Pantai Bebas Parapat.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang cukup baik dari berbagai elemen masyarakat, seperti komunitas, pelaku usaha pariwisata, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait. Ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan destinasi di Danau Toba.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah atas dukungan yang luar biasa, juga mitra strategis kami tidak hanya di Gerakan Wisata Bersih, tapi juga di desa-desa wisata yang saat ini terus kita tingkatkan kualitasnya," kata Ni Luh Puspa.

Sementara itu, Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, mengatakan dalam membangun pariwisata tidak hanya mengenai membangun infrastruktur dan fasilitas lainnya. Pariwisata juga dibangun dari hal-hal sederhana yaitu menjaga kebersihan.

“Gerakan Wisata Bersih ini harus bisa menjadi cikal bakal diri kita masing-masing. Pariwisata adalah bentuk dari citra diri kita, sebagai pembentuk karakter kita dan ini akan membawa peluang ekonomi ke depannya,” kata Bobby.

Sejalan dengan itu semua, kegiatan ini juga menjadi momentum yang tepat dalam meluncurkan inovasi pemerintah daerah, yakni peluncuran program "Visit Samosir 2025–2026" sekaligus peluncuran aplikasi "Samosir Tourism" yang sudah dapat diunduh melalui gawai Android.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Jakarta Diprediksi Cerah Be...
Olahraga
Indonesia Imbang Lawan Mala...
Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.