Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Lakukan Evakuasi Penumpang Kapal Feri yang Tenggelam di Penajam

📅 Senin, 05 Mei 2025, 22:40 WIB | Oleh:
BPBD Lakukan Evakuasi Penumpang Kapal Feri yang Tenggelam di Penajam Doc: ANTARA/Muhammad Solih Januar
Ket. Evakuasi penumpang kapal Feri Muchlisa yang tenggelam di wilayah perairan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (5/5).

PENAJAM PASER UTARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menyebut sejumlah penumpang kapal Feri Muchlisa yang tenggelam di wilayah perairan daerah itu sudah dievakuasi.

"Lokasi tenggelamnya kapal feri Muchlisa di perairan Kabupaten Penajam Paser Utara," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara Muhammad Sukadi Kuncoro ketika ditanya mengenai musibah tenggelamnya kapal feri yang terjadi hari ini di Penajam, Senin (5/5).

Ia mengatakan peristiwa terjadi hanya berjarak 200 meter dari daratan Kabupaten Penajam Paser Utara dan kapal feri Muchlisa saat ini kondisinya sudah tenggelam. Adapun penyebab tenggelamnya kapal tersebut diduga ada kebocoran dan mesin mati saat kejadian.

Berdasarkan Informasi yang diperoleh, kata dia, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.20 WITA. Kapal berangkat dari Pelabuhan Karingau, Kota Balikpapan, pukul 14.00 WITA dan tiba di sekitar perairan Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar pukul 15.00 WITA.

Saat proses sandar tidak ada pergerakan pada mesin kiri, kata dia, setelah dilakukan pengecekan oleh anak buah kapal, ternyata as propeller kapal patah dan kru kapal segera meminta bantuan kepada PT Ferry 3 Anugerah untuk mengandaskan kapal agar tidak tenggelam.

Tetapi upaya tersebut tidak berhasil dan kapal feri Muchlisa akhirnya karam di lokasi. Saat ini sejumlah saksi sedang diminta keterangan oleh pihak kepolisian, termasuk juru mudi dan kapten kapal.

Kepolisian juga mendatangi lokasi kejadian untuk memulai proses penyelidikan lebih lanjut tenggelamnya kapal feri Muchlisa tersebut.

Sampai saat ini sejumlah penumpang sudah dievakuasi, kata Muhammad Sukadi Kuncoro, tetapi belum diketahui pasti jumlah penumpang maupun kendaraan roda empat dan roda dua yang diangkut kepal feri itu.

Tetapi menurut informasi yang diterima, lanjut dia, ada dua orang penumpang, laki-laki dan perempuan terjebak di dalam mobil dan masih dilakukan evakuasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.