Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Idul Adha, Bantul Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 17:55 WIB | Oleh:
Jelang Idul Adha, Bantul Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Tempat penampungan ternak di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan.

"Pengawasan hewan kami perketat, terutama di pasar hewan seperti Pasar Imogiri yang sering menjadi tujuan pedagang dari luar daerah," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo di Bantul, Minggu (4/5).

Pengetatan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit seperti antraks. Pemeriksaan dilakukan secara intensif di pasar hewan dan tempat penampungan ternak.

"Petugas pos kesehatan hewan (poskewan) sudah turun ke lapangan, tidak hanya memeriksa surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), tapi juga langsung memeriksa kondisi fisik hewan ternak," katanya.

Pihaknya juga mengimbau para peternak agar berhati-hati dalam membeli ternak dari luar daerah, dan jika membeli dari luar, ternak tersebut sebaiknya dipisahkan terlebih dahulu dan tidak langsung dicampur dengan ternak lokal.

"Kami melihat memang tidak banyak ternak dari Kabupaten Gunungkidul yang masuk ke Bantul, tetapi pedagang di Bantul banyak yang memperjualbelikan sapi dari luar daerah, seperti Madura dan Bali," katanya.

Joko mengatakan, selain pengetatan pengawasan hewan, pihaknya juga melakukan seleksi terhadap belasan sapi milik peternak untuk diusulkan menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 2025.

Dia mengatakan, setidaknya sudah ada sebanyak 13 ekor sapi dengan kriteria seperti bobot berat minimal 800 kilogram yang diseleksi DKPP Bantul untuk diajukan sebagai hewan kurban Presiden Prabowo.

“Alokasi untuk Bantul hanya satu ekor. Kami sudah melakukan pengecekan dan seleksi terhadap 13 ekor sapi yang berasal dari peternak di wilayah Kecamatan Sanden, Dlingo, Sewon, Pleret, dan Jetis," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.