Jamin Tak Ada KKN, Mensos Pastikan Penerimaan Siswa Sekolah Rakyat Bakal Diperketat
Minggu, 04 Mei 2025, 12:27 WIBTEMANGGUNG - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan penerimaan siswa Sekolah Rakyat harus diperketat, jangan sampai ada korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Mensos Saifullah Yusuf mengatakan, basisnya adalah data tunggal sosial ekonomi nasional, setelah itu dicek ke lapangan ramai-ramai, tidak sendiri.
Mensos mengatakan hal tersebut usai sosialisasi Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Kartini di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (4/5).
Ia menyebutkan, dalam pengecekan tersebut melibatkan pendamping PKH, RT/RW, kepala desa/lurah, kemudian juga ada kepala sentra, ya kan, dan juga Badan Pusat Statistik (BPS).
âJadi intinya memang kita tidak ingin ada KKN, ada karena kedekatan, tapi ini karena memang betul-betul data, wartawan juga saya minta ikut mengawasi. Jadi kalau ada tidak layak kok masuk, itu mohon kita diberi informasi,â katanya.
Menurut dia, masyarakat perlu juga ikut memeriksa dan memastikan bahwa yang di Sekolah Rakyat ini memang benar-benar yang masuk di dalam kriteria miskin dan miskin ekstrem.
"Kita mulai lihat satu per satu karena terus terang kita harus memastikan bahwa yg sekolah di sini adalah mereka yg berada di desil 1, mereka yg memang kalau dalam bahasa statistik mohon maaf miskin ekstrem atau miskin," katanya.
Ia mencontohkan, ada seorang janda, buruh tani, yang menghidupi empat anak. Profil-profil keluarga seperti ini yang dididik untuk bisa sekolah di Sekolah Rakyat.
"Jadi bukan karena KKN, bukan karena dekat dengan mereka yang mengambil keputusan, tetapi ini benar-benar mereka yg membutuhkan sentuhan dari kita, tanpa ada penyimpangan2 dalam prosesnya," katanya.
- Mensos
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Meningkatkan Kegemaran Membaca Masyarakat Melalui Festival Literasi
-
11 Bulan Berjalan, Sekolah Rakyat Cetak Siswa Lebih Disiplin dan Percaya Diri
-
UMKM Langkat Bersiap Naik Kelas, Pemkab Siapkan Jurus Baru untuk Perkuat Pelaku Usaha
-
Samarinda-Unhas Jajaki Inovasi Teknologi sebagai Penyangga IKN
-
Safari Gemarikan 2026: Strategi DKP Kepri Dorong Warga Suka Makan Ikan Cegah "Stunting"
-
Kejuaraan paralayang internasional di Kabupaten Sumedang
-
Karhutla Melanda Hutan Lindung Bangka, Manggala Agni Bergerak Padamkan Api.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.