Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apple Ubah Kebijakan App Store Usai Kalah di Pengadilan

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Apple Ubah Kebijakan App Store Usai Kalah di Pengadilan Doc: Techspot

Setelah putusan tegas dari hakim federal yang mengharuskan Apple membuka akses bagi pembayaran pihak ketiga di dalam aplikasi, raksasa teknologi asal Cupertino itu akhirnya mengubah kebijakan App Store-nya sebuah pergeseran besar dalam praktik bisnis Apple yang telah lama dikritik karena dianggap monopolistik.

Kini, pengembang aplikasi di AS dapat menyertakan tautan eksternal atau tombol ajakan bertindak dalam aplikasinya yang mengarahkan pengguna ke metode pembayaran alternatif di luar ekosistem Apple, tanpa dikenakan potongan komisi. Perubahan ini hanya berlaku untuk App Store di Amerika Serikat dan tidak memengaruhi pasar internasional.

Sebelumnya, meskipun Apple secara teknis telah mematuhi putusan pengadilan dengan mengizinkan tautan pembayaran eksternal, perusahaan tetap mengenakan komisi 27%, yang dianggap sebagai bentuk perlawanan terhadap keputusan tersebut. Namun, setelah teguran keras dari Hakim Yvonne Gonzalez Rogers, termasuk kritik terhadap CEO Tim Cook dan upaya Apple menghindari kepatuhan penuh, Apple akhirnya menghapus “Pajak Apple” tersebut dari kebijakan barunya.

Salah satu pihak pertama yang merespons perubahan ini adalah Spotify, yang menyebutnya sebagai “kemenangan bagi konsumen, kreator, dan artis.” Perusahaan streaming musik tersebut langsung meluncurkan pembaruan aplikasi yang memungkinkan pengguna AS membayar di luar App Store langkah yang sebelumnya dilarang keras oleh Apple.

Meski demikian, Apple menyatakan tetap menolak keputusan pengadilan dan akan mengajukan banding sesuai dengan jalur hukum. Perusahaan masih bersikukuh bahwa sistem pembayarannya menawarkan keamanan dan kenyamanan, meskipun pengadilan memutuskan bahwa kebijakan mereka selama ini menghambat persaingan.

Putusan ini berasal dari gugatan antimonopoli yang diajukan oleh Epic Games, pengembang Fortnite yang secara agresif menantang dominasi Apple dalam pengelolaan transaksi di App Store.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam regulasi teknologi, membuka jalan bagi pengembang untuk lebih mandiri dan bagi pengguna untuk mendapatkan harga lebih kompetitif. Namun, pertarungan hukum kemungkinan belum berakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.