Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota Dewan Cantik Asal Trenggalek Dukung Kesejahteraan Kader Posyandu

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 13:43 WIB | Oleh:
Anggota Dewan Cantik Asal Trenggalek Dukung Kesejahteraan Kader Posyandu Doc: ist
Ket. Posyandu

TRENGGALEK - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, minta perhatian lebih terhadap kesejahteraan kader Posyandu. Anggota DPR yang cantik itu menilai bahwa kader Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak tingkat desa. 

Anggota Komisi VII DPR ini menyampaikaanya saat mengukuhkan Tim Pembina Posyandu Trenggalek 2025–2030 di Gedung Bawarasa, Trenggalek, Sabtu.

Menurutnya, kader Posyandu adalah ujung tombak layanan kesehatan primer, mulai dari edukasi, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga deteksi dini masalah kesehatan masyarakat.

"Semangat para Kartini ini luar biasa. Mereka bukan hanya penggerak kesehatan, tapi juga penggerak perubahan peradaban bangsa. Maka kesejahteraan mereka jangan diabaikan," tegas Novita.

Ia berharap Pemkab Trenggalek tak hanya mendukung program sosialisasi dan pelatihan, tetapi juga memikirkan dukungan insentif yang layak bagi kader.

Menurutnya, keberhasilan program nasional di sektor kesehatan, ekonomi, dan pendidikan sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan masyarakat yang dijaga para kader Posyandu.

"Kalau jiwa dan raga masyarakat tidak sehat, maka target kemajuan di sektor lain pun sulit tercapai," ujarnya. Novita juga mendorong agar pelatihan kader dilakukan secara berkelanjutan dan tidak terbatas hanya dua kali dalam setahun.

Ia menilai, peningkatan kapasitas kader harus menjadi agenda prioritas, karena masih banyak masyarakat yang belum memahami literasi dasar seputar gizi, pengasuhan anak, dan pola hidup sehat.

"Saya optimistis, dengan dikukuhkannya tim pembina Posyandu hari ini, ekosistem kesehatan masyarakat akan semakin kuat, asal ada ruang anggaran untuk mendukungnya," kata Novita.

Ia menyebut, perhatian Bupati Trenggalek terhadap isu kesehatan cukup tinggi. Sejumlah program peningkatan kesejahteraan kader, menurutnya, mulai tampak arah dan bentuknya.

“Hilalnya sudah kelihatan. Tinggal bagaimana komitmen kita semua mengawalnya agar kader Posyandu bisa hidup sejahtera dan terus menjadi garda depan pembangunan kesehatan,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Sawah di Bekasi Alami Keker...

Rupiah Rawan Tertekan - 29 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.